<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553</id><updated>2009-10-29T18:33:10.831Z</updated><title type='text'>Selamat datang di blog Pribadi saya</title><subtitle type='html'>Selamat datang di blog pribadi saya semoga kita bisa berbagi pengalaman dalam membuat blog yang bagus</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-3761790575709686819</id><published>2008-01-15T18:03:00.001Z</published><updated>2008-01-15T18:04:03.583Z</updated><title type='text'>fgfdgfdgfdgf</title><content type='html'>tsaersdbnsdn&lt;span class="fullpost"&gt; sadsadsadddsds&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-3761790575709686819?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/3761790575709686819/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=3761790575709686819&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/3761790575709686819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/3761790575709686819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2008/01/tsaersdbnsdn-sadsadsadddsds.html' title='fgfdgfdgfdgf'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-2948986856927032208</id><published>2007-12-10T22:09:00.000Z</published><updated>2007-12-10T22:17:37.634Z</updated><title type='text'>tTips Memilih Oli</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Tips memilih oli untuk motor kita&lt;br /&gt;Memilih oli mesin kadang cukup membingungkan, karena ketidak tahuan spesifikasi oli yang akan kita pakai. Pemahaman tentang kondisi pengoperasian mesin yang dipakai, serta pengetahuan mengenai spesifikasi oli, bisa membantu memecahkan persoalan was-was ini.Sebagaimana telah diketahui bahwa oli mesin memegang peran yang sangat penting misalnya memperkecil koeffisien friksi antar elemen mesin yang saling bersinggungan, menjadi cooling agent di ruangan mesin, menghindari karat, menjaga agar tidak terjadi wearing pada permukaan elemen dsb. Selain persyaratan tsb di atas oli mesin, saat mesin beroperasi, senantiasa berada dalam lingkungan yang memiliki suhu tinggi dikarenakan proses pembakaran di ruang bakar. Proses pembakaran tsb juga menyebabkan reaksi oksidasi serta menimbulkan radicals atau senyawa yang biasanya timbul dikarenakan reaksi efek panas, sehingga menyebabkan penurunan mutu oli mesin tsb. Untuk menjaga kwalitas oli dari reaski tsb diperlukan additive pencegah oksidasi. Disamping itu blow-by gas yang merupakan gas pembakaran yang masuk ke ruang mesin mengandung bagian bahan bakar yang tidak terbakar sempurna, cenderung menjadi soot atau particulete, untuk menghindari particulate tersebut menggumpal sehingga menjadi gangguan tersendiri, oli mesin juga perlu additive anti pembentuk gumpalan tsb. Disamping itu pada mesin diesel, yang memungkinkan sulfur terkandung cukup banyak maka oli mesin untuk jenis ini memerlukan additive penetral sulfur tsb. Seperti diketahui bahwa elemen mesin seperti piston-ring dan cylinder-liner, ujung connecting rod, lalu cam-nose dan rocker-arm adalah saling bersentuhan. Untuk bagian seperti ini, pelumasan dari fluida yang bersifat mengalir menjadi pelumasan permukaan dimana alirannya sangat terbatas. Kondisi jenis pelumasan yang ada di ruang mesin tsb, harus direspon oleh satu jenis oli mesin saja. Untuk pelumasan jenis permukaan tsb, kekentalan oli mesin yang tinggi akan lebih cocok untuk melindungi dari wearing elemen, namun kekentalan oli mesin yang tinggi tsb menjadi hambatan bagi elemen-elemen yang berputar yang menurunkan effisiensi bahan bakar dari sistem itu sendiri. Sebaliknya kekentalan yang rendah atau encer, bagus untuk effisiensi bahan bakar, tetapi memungkinkan kerusakan elemen mesin lebih tinggi disebabkan kemungkinan gesekan antar elemen yang lebih besar. Sehingga oli mesin perlu di kondisikan agar mampu merespon kondisi jenis pelumasan yang diperlukan seperti di atas. Misalnya dengan penambahan additive ZDTP untuk melindungi bagian-bagian yang bersinggungan seperti cam dsb. Distribusi penggunaan energi hasil pembakaran bisa digambarkan kurang lebih energi yang bisa dipakai sebagai tenaga gerak sistem 25%, gesekan roda dan jalan 6%, lalu loss karena mekanik 7.5%, dari distribusi tsb misalnya dengan menggunakan oli mesin shg loss mekanik menjadi 0% sekalipun, effisiensi bahan bakar akan naik 7.5%, namun sebenarnya tidaklah bisa diharapkan begitu tinggi peningkatan effisiensi bahan bakarnya. Namun harga oli yang cocok untuk effisiensi bahan bakar tinggi, tidaklah begitu berbeda dari oli biasa, maka penggunaan oli untuk mempertinggi keiritan bahan bakar ini tetap menjadi salah satu point yang tidak dilupakan. Spesifikasi oli untuk mengirit bahan bakar tsb meliputi berbagai hal penting yang perlu diingat. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa ada beberapa jenis pelumasan yang terjadi di ruangan mesin, secara ringkas oli yang baik adalah oli yang mampu menurunkan friksi pada jenis pelumasan yang manapun di atas. Pada oli yang dipasarkan, ada sebuah sertifikat yang dikeluarkan dengan standard ILAC, yaitu standard yang dikeluarkan oleh produsen minyak dan produsen mobil tentang grade oli tsb. Kecenderungan oli mesin saat ini adalah penurunan kekentalan oli untuk menurunkan hambatan fluida pada elemen yang berputar, sedangkan untuk menangani masalah pada permukaan elemen yang bersinggungan ditambahkan additive anti wearing, dsb. Pada operasional di lapangan yang lebih banyak dalam kondisi beban ringan atau sedang, dengan suhu sekitar 150 derajad celcius, oli yang memiliki base dari polimer memiliki kelebihan. Hal ini karena oli dengan base polimer mengalami perubahan kekentalan yang sedikit sekalipun terjadi perubahan suhu yang cukup besar. Sehingga aplikasi riilnya memiliki range usability yang lebih luas atau fleksible. Namun dengan kekentalan yang rendah, atau oli yang lebih encer, memiliki kecenderungan menguap yang lebih tinggi dari pada oli berkekentalan tinggi. Hal ini juga menjadi salah satu tema penelitian pada formula-development oli mesin. Kode kekentalan dari sebuah oli mesin, biasanya tertulis di luar kaleng oli tersebut. Bagian yang ada huruf W, merupakan index kekentalan tsb yang diuji dengan sistem pengujian Cold Cranking Simulator (CCS) Ini dilakukan pada suhu rendah di bawah nol, misalnya 10W, 20W, 5W, atau 0W. Semakin kecil angka di situ semakin encer oli mesin tsb. Atau semakin mudah dalam starter mesin. Namun kalau dilihat secara problem pemakaian khusus nya di Indonesia dan bukan di dataran tinggi, oli tanpa standard CCS ini juga mencukupi. Apabila tanda kekentalan tsb, tidak menggunakan huruf W, maka oil tsb hanya di test dengan standard pada suhu 100 derajad C. Semakin kecil angkanya, semakin encer, cocok untuk titik berat pada fuel effisiency, tetapi kurang baik untuk melindungi elemen mesin yang saling bersentuhan. Jadi sebenarnya dari sudut pandang teknis, untuk Indonesia yang tidak menjumpai suhu dingin, sudah cukup melihat spesifikasi oli dengan code angka tanpa huruf W. Tetapi dalam pemakaian riilnya kembali kepada kepuasan user, apakah memakai standard ganda atau cukup dengan standard tunggal tanpa pengujian CCS. Long Life Engine Oil [SIZE=7]Dengan semakin tingginya perhatian terhadap issue lingkungan, usaha untuk penggunaan oli mesin sampai dengan 30,000 km saat ini telah dimulai oleh beberapa produsen oli. Hal ini disamping lebih ringan bebannya terhadap lingkungan juga mengurangi tema dalam perawatan mesin. Dari penelitian telah diketahui bahwa penyebab utama rusaknya oli dimulai dari berkurangnya additive anti oksidasi dalam oli tsb. Semakin berkurangnya additive anti oksidasi ini menyebabkan kerusakan senyawa base oil karena proses kimia oksidasi, yang membawa effek berantai dengan kerusakan additive yang lain secara eksponensial yang mempercepat kenaikan kekentalan oli mesin tsb. Telah diketahui juga bahwa letak penyebab kerusakan mutu oli mesin ini, umumnya dimulai dari bagian antara piston dan silinder. Pemakaian oli dalam kondisi mutu oli sudah rusak ini akan mengakibatkan timbulnya kotoran yang tertumpuk dalam mesin tsb. Kotoran ini berasal dari oli itu sendiri yang terurai, dan menggumpal yang akhirnya bisa diketemukan pada elemen-elemen mesin. Sehingga untuk memecahkan persoalan ini penggunaan additive anti oksidasi, additive detergent serta additive pencegah gumpalan menjadi salah satu kunci penting pada penentuan formula oli mesin baru. Namun sebagai "rule of thumb", sampai saat ini, menggunakan oli yang biasa tetapi sering diganti lebih aman dari pada menggunakan oli bagus tetapi jarang diganti.Secara garis besarnya, oli mesin ada lima group (menurut Standard API)GROUP I : Mineral Oil dengan impurity cukup besarGROUP II : Mineral oil dengan impurity lebih sedikit dari Group IGROUP III : Mineral Oil sama dengan Group II dengan index viscosity lebih besar.GROUP IV : PAO (PolyAlphaOlefin) Synthetic OilGROUP V : Esters Synthetic OilGroup III ini dibuat dengan teknologi Synthetic - disebut dengan Synthetized Mineral Oil. Dilakukan oleh CASTROL dan menjualnya dengan Label SYNTHETIC tentu saja dengan harga Synthetic Oil.Sekarang ini hampir semua synthetic oil menurunkan grade mereka mengikuti CASTROL dan menjualnya dengan harga Synthetic Oil (hem, meraup keuntungan yang berlipat ganda).Tanpa melihat jenis dan kwalitas oli yang digunakan, yang menjadi masalah adalah BBM yang ada dalam ruang bakar tidak secara sempurna menguap, sehingga tidak semuanya terbakar. Sisa BBM ini dan Blowby akan membasahi Ring piston dan dinding silinder, melarutkan oli sehingga kering, hingga gesekan antara ring piston dengan dinding silinder nggak ada yang nahan, cepat AUS dan RUSAK.Point UTAMAnya adalah bagaimana menjadikan BBM yang dimasukkan kedalam ruang bakar Type your summary here&lt;span class="fullpost"&gt;menguap (mendekati 100%), sehingga akan terjadi pembakaran sempurna, nggak ada sisa BBM. Se moderen2nya motor buatan baru, tetap saja tidak bisa menjadikan BBM menguap sempurna dalam ruang bakar (tergantung dari kwalitas bahan bakar), terlebih-lebih lagi kalau ada acara OPLOS-OPLOSan Bensin + Minyak tanah, ..... mesin akan cepat rusak atau performancenya akan dengan cepat mengalami DEGRADASIType your summary here&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Type rest of the post here&lt;br /&gt;Type rest of the post here&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-2948986856927032208?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/2948986856927032208/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=2948986856927032208&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/2948986856927032208'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/2948986856927032208'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/12/ttips-memilih-oli.html' title='tTips Memilih Oli'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-8569835031115152301</id><published>2007-12-04T22:13:00.000Z</published><updated>2007-12-04T22:15:59.247Z</updated><title type='text'>laptop dan anggota Dpr</title><content type='html'>Anggota Dpr dan laptopnyaAnggota DPR: "Mba, laptopnya salah." Customer Service: "Salah gimana pak?" Anggota DPR: "Laptopnya nggak mau hidup." CS: "Sudah tekan tombol power pak?" Anggota DPR: "Tombol powernya sebelah mana mba?" Anggota DPR: "Mba, saya mau konek ke internet nggak bisa, kenapa ya?" Customer service: "Nggak bisanya kenapa?" Anggota DPR: "Saya ketik &lt;a href="http://www.playboy.com/" target="_blank"&gt;www.playboy.com&lt;/a&gt; &lt;http://www.playboy.com&gt;, gambarnya nggak keluar." Customer service: "Pesan errornya apa pak?" Anggota DPR: "Nggak ada pesan error, pokoknya saya ketik playboy.com di addressnya, nggak muncul gambar sama sekali." Customer service: "Bapak koneksi internetnya pakai apa, dial up, hotspot?" Anggota DPR: "Pakai gambar yang ada tulisan e (maksudnya internet explorer)." Customer service: "Maksudku, bapak langganan internetnya pakai ISP apa, lalu cara koneksi internetnya pakai dial-up atau hotspot, mungkin settingnya ada yang salah." Anggota DPR: "ISP itu apa sih mba?" Customer service: "Wah ini sih 50 x 2 pak.." Anggota DPR: "Apa tuh mba?" Customer service: "CAPE' DEH!!" ****** Anggota DPR: "Mba' saya ingin daftar account di yahoo.com kok nggak bisa ya?" Customer service: "Nggak bisa kenapa pak?" Anggota DPR: "Ada tulisan, paswort is nat long inof, suld bi mor ten 8 karakter" Customer service: "Itu maksudnya, password bapak minimal 8 huruf." Anggota DPR: "Oooo...oke deh.., saya coba dulu." &lt;tunggu&gt; Anggota DPR: "Mba password minimal delapan huruf itu delapannya pakai angka 8 atau ejaan delapan?" Customer service: "Maksudnya?" Anggota DPR: "Saya suda tulis di kolom password minimal 8 huruf, tapi bingung mau tulis delapannya, pakai angka delapan atau ejaan huruf 'delapan'." Customer service: "Ketik ini aja pak..C Spasi D." Anggota DPR: "Apa tuh?" cape dechAnggota DPR: "Mba' kalau muter film di laptop, gimana caranya ya? CS: "Ada dvd playernya kan pak?" Anggota DPR: "Sebelah mana tuh mba?" CS: "Disamping kanan, pak. kalau di tekan tombolnya nanti, piringan discnya keluar." Anggota DPR: "Ooooo.... yang keluar itu, piringan disc ya? Udah patah tuh kemarin." CS: "Kok bisa patah?" Anggota DPR: "Saya kira tempat buat naruh gelas minuman." ****** Anggota DPR: "Komputer saya rasanya kena virus" CS: "Virus apa tuh pak?" Anggota DPR: "Kurang tahu juga, setiap mau cetak ke printer, selalu ada tulisan kennot fain printer." CS: "Itu mungkin salah setting pak." Anggota DPR: "Settingnya udah bener kok, kemarin aja bisa nyetak, tapi sekarang nggak bisa. Saya sudah tunjukkin printernya di depan laptop, tetap aja dia terus-terusan "searchng printer not found." Kayanya webcamnya rusak, nggak bisa lihat printer." CS: "Mendadak laper nih Pak, ingin makan tape.." Anggota DPR: "Lho..kok begitu?" CS: "TAPE DEH !!!!" ******** Anggota DPR: "Mba, kalau mau baca blognya si artist anu dimana ya?" CS: "Bapak cari aja di google." Anggota DPR: "Tapi si artist anu nggak kerja di google kok mba, tahu persis." Capeeek deeehhh..... ......... .... !!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-8569835031115152301?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/8569835031115152301/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=8569835031115152301&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/8569835031115152301'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/8569835031115152301'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/12/laptop-dan-anggota-dpr.html' title='laptop dan anggota Dpr'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-5412054233003379600</id><published>2007-05-20T17:07:00.001Z</published><updated>2007-05-20T17:07:52.214Z</updated><title type='text'>Teknik pengereman</title><content type='html'>Artikel ini saya ambil dari milis &lt;a href="http://www.honda-tiger.or.id/" target="_blank" j5amw="0" jztkq="0"&gt;www.Honda-tiger.or.id&lt;/a&gt; Oleh Darwin Holmstrom PENGANTAR Terkadang kita lupa memberi tahu bagaimana cara mengerem yang benar ketika kita sedang membimbing seorang pemula untuk belajar mengendarai sepeda motor, kita melupakan bahwa menghentikan sepeda motor adalah suatu instruksi awal bahkan terkadang menjadi suatu keterampilan yang cukup sulit bagi pemula . Menggunakan rem pada sepeda motor jauh lebih menantang dibanding menggunakan rem pada mobil. Seorang pengendara sepeda motor harus menggunakan tangan kedua-duanya dan kaki pada waktu yang sama untuk memenuhi kebutuhan agar sepeda motornya berhenti. Dalam satu gerakan, pengendara harus menarik handle sebelah kiri (clutch lever kopling) dengan tangan kiri dan menekan handel-rem depan dengan tangan kanan, di saat yang sama pula diikuti dengan prosses pemindahan turun gigi persenelling hingga sampai di posisi ke persnelling pertama dengan kaki kiri dan menekan pedal rem belakang dengan kaki kanan, cukup repot khan..? Rem depan adalah terpenting di antara dua rem yang ada. Rata-rata suatu sepeda motor mempercayakan rem depan untuk daya hentinya sebanyak 70-to-80 persen. Sepeda motor dengan jarak sumbu roda panjang akan mempunyai pembagian bobot/beban berat lebih kebelakang (seperti pada type penjelajah/cruisers), pada type ini pengereman lebih banyak dipercayakan pada rem belakang, hal ini berbeda dengan sepeda motor yang memiliki jarak roda yang lebih pendek (seperti pada type sport/sportbikes), meskipun demikian pada sepeda motor type penjelajah/cruiser, secara persentase rem depan lebih banyak berfungsi menyelesaikan proses pemberhentian sepeda motor tersebut. Bertentangan dengan mitologi yang kuat, bahwa sepeda motor tidak akan terbalik jika pengendara menggunakan rem depan, Pada sepeda motor sport yang modern, adalah sangat mungkin untuk menaikkan roda belakang dengan cara menerapkan pengereman dengan rem depan â€“ seperti â€œ Stopie â€œ yang sering diperagakan oleh stunt Man. Yang terpenting adalah mengembangkan rasa/feeling dari cara kerja atau bagaimana proses rem anda bekerja, dengan demikian anda dapat menggunakan kekuatan yang sesuai untuk situasi yang diperlukan. Jika anda menarik handel-rem atau menekan pedal rem dengan terlalu keras, hal ini akan menyebabkan roda anda akan mengunci (lock) kemudian terpeleset/slip lalu terjatuh. Biasanya hal ini terjadi pada ban belakang, yang mana lebih mudah mengunci (lock) dibanding ban depan, terutama sekali pada sepeda motor yang modern, dimana sepeda motor tersebut sudah dilengkapi rem-cakram belakang. Menurut suatu laporan yang dikeluarkan oleh Patroli Jalan raya California di pertengahan tahun 1990-an, mayoritas kecelakaan para pengendara sepeda motor setelah diselidiki ternyata rata-rata di akibatkan oleh penguncian ban belakang di saat pengereman terlebih lagi pengereman mendadak. Penguncian roda oleh rem (lock-brakes) bukanlah suatu hal yang baik, ketika ban anda sedang meluncur slip, secara drastis hal ini mengurangi daya tarik/traction dan efisiensi pengereman, disaat yang sama pula secara drastis meningkatkan kemungkinan ada dari jatuh/ kecelakaan. Usahakan ketika mengerem roda anda tidak terkunci dan slip, tapi jika itu terjadi ada sedikit tips yg dapat anda lakukan : Roda belakang meluncur/slip: biarkan roda belakang yang terkunci sampai betul-betul berhenti sepenuhnya, tetapkan mata anda dipusatkan/fokus lurus kedepan dan bukan melihat/fokus ke tanah/jalan. Roda Depan meluncur/slip: lepaskan rem depan dan kemudian lakukan segera pengeraman depan ulang dengan cara menarik tuas rem depan dengan teknik meremas. Roda Dua Versus Roda Empat Mengendarai kendaraan Roda Dua (two-wheeled) melibatkan segala macam dinamika chasis yang aneh, dinamika ini tidak terdapat di dalam berkendara roda empat (four-wheeled). Pada sepeda motor luas penampang permukaan karet ban yang bersinggungan dengan jalan relatif lebih kecil dibandingkan dengan mobil, Dengan kata lain suatu sepeda motor memiliki lebih sedikit daya tarik/traction dibanding mobil, bahkan tidak seperti pada mobil, sepeda motor cenderung miring/condong memutar. Ketika sepeda motor anda miring untuk berputar, maka daya tarik/traction yang tersedia berubah: ini artinya saat memutar maka daya tarik/traction menjadi lebih kecil. Kita dapat melihat bahwa kecelakaan yang menimpa beberapa pembalap terjadi disaat mereka melaksanakan pengereman pada saat miring didalam sudut belokan/tikungan Banyak hal yang membuat pengereman menjadi lebih rumit, saat anda mempercepat, memperlambat, atau mengerem, anda akan terganggu chasis dari sepeda motor anda, ini dapat menyebabkan anda berputar atau bergerak tak tentu arah. Tidak hanya itu yang mengacaukan anda, akan timbul pula sejumlah tekanan bervariasi pada ban roda anda, yang mana pada gilirannya membuat daya tarik/traction yang tersedia menjadi bervariasi. Karena Hukum-hukum fisika juga terjadi pada saat anda mengendarai suatu sepeda motor, maka ketika anda perlu melaksanakan pengereman sebelum anda berbelok/memutar. Lakukan pengereman ketika sepeda motor masih tegak lurus, sebelum anda memiringkan sepeda motor untuk berbelok/memutar. Jika anda mengerem ketika memiringkan badan ( dalam posisi menikung ), anda akan jauh lebih mungkin meluncur/slip dibanding jika anda mengerem ketika sepeda motor tegak lurus. Ingat, ketika miring, anda mempunyai lebih sedikit daya tarik/traction yang tersedia. Jika anda sedang dalam perjalanan yang terlalu cepat dan harus memperlambatkan di suduk tikungan, teknik terbaik adalah : tegakan sepeda motor anda untuk sesaat, rem yang kuat di jalur lurus, kemudian dengan seketika miringkan/bungkukan ke dalam kurva/ tikungan tersebut. Jika anda terlambat lakukan ini dalam hitungan beberapa detik saja, anda akan keluiar dari jalan itu, yang mana ini adalah kesalahan singkat yg mengalahkan semua manuver anda. PRAKTEK PENGEREMAN Terkuncinya roda anda oleh rem anda adalah suatu situasi yang sangat berbahaya, Untuk membantu menghindari hal itu, berlatihlah menghentikan dengan cepat di arena parkir atau lainnya, yang bebas dari macet dan rintangan, cobalah dengan hati-hati untuk tidak mengakibatkan penguncian rem pada roda . Saat berkendara di jalan yang lurus dan bebas, praktekanlah melakukan pengereman secepat dan seefektif mungkin secara maksimal sampai pada tidak mengakibatkan penguncian rem pada roda anda. Pastikan ada ruang leluasa yang cukup hingga dapat mengurangi tekanan pada rem anda yang diperlukan pada saat ban mulai meluncur/slip, juga masih mempunyai cukup ruang untuk berhenti dengan aman. Ingat, inti dari latihan ini adalah untuk menyempurnakan ketrampilan anda di saat kondisi darurat muncul, bukan untuk menciptakan kondisi darurat. Selama latihan ini, anda hampir bisa dipastikan akan mengalami meluncur/slip pada ban roda, tetapi jika anda sedang bergerak lurus/langsung dan jangan panik, ini perlu untuk meningkatkan mental anda mengahdapi situasi seperti itu. Tetapi jika anda panik dan jatuh, tentu saja hal ini tidak akan berbahaya buat anda, karena anda sudah memakai perlengkapan keselamatan yang sesuai. Praktek ini akan memberi anda suatu perasaan/pengertian di mana batas aman di dalam situasi pengereman yang keadaan darurat, membuat anda bisa berhenti dengan yang paling efektif. PRAKTEK TINGKAT LANJUT Meskipun setelah anda menguasai pengereman, anda harus secara rutin mempraktekkan perhentian di keadaan darurat. Temukan suatu tempat dengan tidak padat atau rintangan dan praktekan pengereman sesulit apa yang anda dapat lakukan. Praktek yang pertama menghentikan menggunakan hanya dengan rem depan saja. Rasakan gerak roda depan, ketika mulai terasa roda depan mulai mengunci, lepaskan rem depan. Ketika anda mengetahui batas dari rem depan anda dan dapat secara instinktif menggunakannya dengan kekuatan penuh dan cepat, mulailah menambahkan tekanan kecil pada rem belakang pada waktu yang sama seperti anda menggunakan rem depan. Ingat, rem depan terlibat lebih banyak dari proses pengereman ini, dan rem belakang jauh lebih mudah mengunci dari pada rem depan, dengan demikan anda tidak akan menggunakan terlalu banyak tekanan pada rem belakang seperti anda lakukan pada rem depan. Tips Menyiapkan diri untuk mengerem Ketika anda menyadari berada pada suatu daerah yang mempunyai potensi bahaya tinggi, usahakan agar beberapa jari dan posisi kaki anda siap untuk melakukan pengereman, hal ini akan memberikan suatu kesiapan pengeremana yang lebih baik. Antilock Sistem Rem ABS mewakili Antilock Sistem Rem. ABS sistem pada sepeda motor memiliki cara kerja yang sama seperti kebanyakan yang digunakan pada mobil, sensor mendeteksi ketika suatu roda tidak berputar, dan melepaskan tekanan rem pada roda, sehingga mencegah terjadinya meluncur/slip. Saat kondisi normal, pengendara dapat melakukan ABS tanpa ini, tetapi didalam keadaan darurat, melengkapi sepeda motor dengan sistim ABS adalah suatu cara yang baik dan dapat menyelamatkan jiwa anda . Sumber &lt;a href="http://www.motorcyclesafety.state.mn...s_braking.html/" target="_blank"&gt;http://www.motorcyclesafety.state.mn...s_braking.html&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-5412054233003379600?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/5412054233003379600/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=5412054233003379600&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/5412054233003379600'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/5412054233003379600'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/05/teknik-pengereman.html' title='Teknik pengereman'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-1929793344089556679</id><published>2007-05-20T17:04:00.000Z</published><updated>2007-05-20T17:06:01.704Z</updated><title type='text'>Hati-Hati menolong korban kecelakaan</title><content type='html'>Ngeliat pengendara di depan kita tergeletak karena kecelakaan ? kudu cepet di tolong tuh. Betul bro...salut...!! itu artinya rasa care elo elo tinggi. EEIITTT tunggu dulu !!!! jgn asal di angkat tuh korban, jgn bikin spontanitas kita malah nambah penderitaaan dia, dan penderitaan yg gw maksud disini adalah KELUMPUHAN....tanya kenapa.... Langkah yg tidak terburu2 sangat di perlukan dalam hal menolong korban kecelakaan terutama terhadap mereka yg terkena MULTIPLE TRAUMA alias luka yg banyak di tubuh, untuk jenis korban yg satu ini wajib kita asumsikan adanya gangguan saraf / patah leher, korban jgn langsung diangkat karena SUMBU TUBUH alias zona tulang belakang akan tidak lurus + tulang leher yg cedera dan bengkak akan menjepit syaraf....ini yg menyebabkan kelumpuhan. Sampai team yg profesional ( petugas RS, ambulance, polisi ) tiba di TKP usahakan daerah leher jgn sampai banyak terguncang kanan kiri, segera sanggah agar stabil dan ini akan mengurangi resiko syaraf yg terjepit. Tips lain dalam menolong korban kecelakaaan, selalu inget metoda ABC ; #Airway, Breathing, Circulation # Airway : Tes kesadaran korban dgn menanyakan namanya atau jenis pertanyaan ringan lainnya, fungsinya adalah sebagai tanda bahwa korban sadar dan jalan nafas dari hidung, tenggorokan ke paru paru normal. Breathing : Terjelaskan di atas, Dada yg naik turun mengindikasikan proses pernafasan normal. Circulation : Butuh team ahli untuk pengecekan skema ini. Dan jgn sekali2 memberi minum tanpa pengawasan team ahli kepada korban terutama yg memiliki tipe cedera kepala, kemungkinan ada darah beku / muntahan yg jadi tertelan bersama air dan menyumbat paru2 menyebabkan korban gagal bernafas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-1929793344089556679?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/1929793344089556679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=1929793344089556679&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/1929793344089556679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/1929793344089556679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/05/hati-hati-menolong-korban-kecelakaan.html' title='Hati-Hati menolong korban kecelakaan'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-4383361727926429665</id><published>2007-05-20T17:00:00.000Z</published><updated>2007-05-20T17:02:02.303Z</updated><title type='text'>Kenapa Boncenger cedera lebih Parah????</title><content type='html'>dikutip dari &lt;a href="http://www.otomotif-online.com" target="_blank" j5amw="0" jztkq="0"&gt;www.otomotif-online.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;LANTARAN MELUNCUR BAK PELURU&lt;br /&gt;Kenapa Boncenger Cedera Lebih Parah? Naik motor dibonceng sang pacar, sejuta rasanya. Turing jauh pun terasa nikmat. Eh, tetapi jangan terbuai kenikmatan lo. Soalnya, risiko cedera kalau kecelakaan justru lebih gede mengintai boncenger. Sebab menurut teori fisika saat itu ada dua gaya yang mempengaruhi. Analoginya, bak peluru yang ditembakkan! Waduh, gimana dong Mas...? GRAVITASI BUMI Menurut data yang diperoleh dari Sub Direktorat Keselamatan Lalulintas dan Angkutan Jalan Direktorat Jendral Perhubungan Darat, tahun 2004 lalu jumlah kecelakaan yang terjadi sebanyak 17.732 kasus di seluruh Indonesia. Dari total itu, sekitar 14.223 kasus dialami pengguna motor. Serem, kan? Artinya, naik kuda besi sama aja bertaruh nyawa. Nah, demi menghindari itu, Anda harus hati-hati. Terutama bagi boncenger (pembonceng), ada beberapa hal perlu diperhatikan Memang di sini belum ada survei resmi yang menyebutkan saat kecelakaan, boncenger berisiko lebih parah dari pengendara. "Tetapi pengalaman kami selama turing, faktanya begitu," kata Syamsul M, ketua &lt;a class="kLink" oncontextmenu="return false;" id="KonaLink0" onmouseover="adlinkMouseOver(event,this,0);" style="POSITION: static; TEXT-DECORATION: underline! important" onclick="adlinkMouseClick(event,this,0);" onmouseout="adlinkMouseOut(event,this,0);" href="http://www.ymci.web.id/forum2/viewtopic.php?t=414#" target="_top"&gt;Honda&lt;/a&gt; Tiger Miling List (HTML) Safety Riding Team (HSRT) Bisa jadi pendapat itu benar. Sebab secara fisika, boncenger tidak sestabil joki. Apalagi jika mengalami deselerasi mendadak (misal tabrakan atau pengereman). Di sini terdapat dua gaya yang mempengaruhi; gaya gerak lurus berubah beraturan (GLBB) yang mengarah horizontal searah motor dan gaya gravitasi bumi. Gaya tarik bumi, satu-satunya pengikat pembonceng dan pengendara yang merupakan gaya normal (tegak lurus) demi menghasilkan gesekan antara sadel dan bikers. Jika GLBB lebih gede dari gaya gesek, tentu boncenger bakal lepas dari boncengan. Lebih apes, impuls mendadak yang ditimbulkan akibat tabrakan, setara sama peluru yang ditembakkan pada sebuah benda menggantung yang menimbulkan ayunan keras. Akibatnya, terpelantinglah boncenger dan jadi faktor utama kecelakaan fatal. Lain hal bila pengendara yang 'kuda-kudanya' lebih siap. Karena diperkuat memegang setang dan secara psikologis lebih waspada. Letak titik pusat gravitasi juga lebih menguntungkan pengendara. Sebab saat pengereman (motor menukik ke depan), perpindahan titik beratnya tidak separah boncenger. Makanya disarankan, kedua motormania duduk berdekatan dan berpegangan erat. Itu berguna untuk mendekatkan titik pusat gravitasi. Pasalnya saat ditambah pembonceng, 40% kemampuan berkendara bisa berkurang. Makanya rider kudu ekstra-bertenaga saat bawa penumpang ketimbang sendiri. "Apalagi kalau yang diboncengin kaku, wah berat ngimbanginnya," keluh Nurdin pemilik Honda Supra. Artinya menjadi pembonceng itu enggak cuma duduk manis saja, ada beberapa ketentuan yang harus diikuti agar pengemudi bisa nyaman berkendara. "Paling utama pembonceng harus bisa sejiwa dengan pengemudi," wanti Syamsul . 2 BADAN 1 7-AN Demi menghindari cedera fatal, boncenger emang jangan cuma bisa duduk aja. Tetapi harus waspada dan memperhatikan beberapa penunjang unsur safety. Ini tentu bisa dimulai dari posisi duduk. Idealnya, harus sejajar dengan pengendara. Kalau bisa, hindari duduk menyamping. Sebab ini mempengaruhi keseimbangan. Usahakan memegang prinsip 2 badan 1 7-an (dua badan satu tujuan). Maksudnya, bodi pembonceng dan joki kudu rapat agar gerakannya kompak. "Sebaiknya kedua tangan pembonceng memegang erat pinggang pengendara," saran Syamsul. Pembonceng dilarang membuat gerakan mendadak. Karena ini dapat memecah konsentrasi. "Ikuti saja gerakan pengemudi saat bermanuver. Jangan menahan, apalagi panik. Bisa mengganggu pengendalian," terang pria berkacamata ini. Lainnya, 'diharamkan' ngajak ngobrol karena merusak konsentrasi. Jika terpaksa, lebih baik motor menepi dan berhenti dulu. "Makanya di klub kita juga melarang pakai alat bantu komunikasi antara pengendara dan pembonceng yang nempel di helm, karena potensial memecah kosentrasi," jelas Syamsul lagi. Oh ya, posisi kaki pembonceng selama ada di atas motor sebaiknya selalu nempel footstep. Meski jalan macet, kaki pembonceng jangan ikut turun ke aspal. Karena akan mengganggu handling saat kaki pengendara menahan motor sambil berjalan. Belo __________________&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-4383361727926429665?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/4383361727926429665/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=4383361727926429665&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/4383361727926429665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/4383361727926429665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/05/kenapa-boncenger-cedera-lebih-parah.html' title='Kenapa Boncenger cedera lebih Parah????'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-6972784833515837754</id><published>2007-05-20T16:58:00.000Z</published><updated>2007-05-20T16:59:38.935Z</updated><title type='text'>Sertifikasi Helm</title><content type='html'>Sertifikasi Helm&lt;br /&gt;1. Snell Standard "tertinggi" dan banyak menjadi tolok ukur saat ini adalah sertifikasi yang dikeluarkan oleh SNELL. Snell benar-benar melakukan test untuk semua produk helm yang ada di pasar US. Mereka mengeluarkan "Approved Product List", detail dari type sampai ke size dari masing2 merk, yang lolos standar pengujian mereka. Artinya, sebuah helm merk A type X mungkin hanya size tertentu yang lolos (misal size L lolos, tapi size M tidak lolos). 2.DOT (Department of Transportation) US Sebenarnya US-DOT TIDAK mengeluarkan "Approved Product List". DOT melakukan test secara random terhadap produk2 helm di pasar US. Terhadap produk2 yang lolos test mereka, berhak untuk mencantumkan sticker kecil bertuliskan DOT pada produk mereka. "Bagaimana dengan helm2 yang ada di pasaran Indonesia dan bersticker DOT ?" Terus terang saya tidak berani berkomentar tentang sticker DOT di helm2 yang ada di pasar Indonesia. Anda Semua tahu sendiri, kita bisa dengan mudah menempelkan sticker DOT pada helm kita di sini (Indonesia). Intinya, saya tidak begitu percaya pada sticker DOT yang ada di kebanyakan helm2 di Indonesia. 3. E2205 (European Standard) Sorry gua gak tau banyak untuk yang satu ini. Kalau ada yang tau, please share.. 4. Standar Eropa EN-3 Ada toko yang pernah menawarkan Helm yang katanya standar Eropa EN-3. Dia BOHONG, karena EN-3 adalah European Standard untuk Fire Extinguishers. (apa urusannya sama helm ?) :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-6972784833515837754?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/6972784833515837754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=6972784833515837754&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/6972784833515837754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/6972784833515837754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/05/sertifikasi-helm.html' title='Sertifikasi Helm'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-7262919130290223621</id><published>2007-05-20T16:56:00.000Z</published><updated>2007-05-20T16:58:14.080Z</updated><title type='text'>serba serbi helm</title><content type='html'>Helm Syarat dengan Perhitungan Teknis HELM adalah perlengkapan paling vital bagi pembalap motor maupun mobil yang standar kualitasnya sudah baku. Selama 5 tahun terakhir ini bahan baku yang digunakan tidak banyak berubah sesuai standar proteksi yang ditentukan FIM (motor) dan FIA (mobil). Perubahan teknologi yang terus dikembangkan yaitu dari segi aerodinamika agar helm bisa mengurangi gesekan angin, lebih ringan tapi tetap memenuhi standar proteksi. Yang berkembang cepat justru penampilan helm sesuai tren fashion, dengan berbagai corak dan kombinasi warna unik. Pembalap GP F-1 terkemuka di antaranya Michael Schumacher, Fernando Alonso, dan Kimi Raikkonen. Para penggemarnya sendiri bisa dengan cepat mengenalnya hanya dengan melihat helmet yang digunakan. Dari sisi teknologi, FIM menggunakan standar Snell Foundation yaitu lembaga yang khusus menangani tes kelaikan helm baik yang digunakan di jalan raya ataupun untuk balap. Untuk bisa lolos tes kualifikasi, standar helm harus memiliki lapisan polystyrene minimal setebal 2,5 cm. Bahan ini berfungsi untuk meredam/menyerap energi akibat benturan. Lapisan inilah yang jadi penyelamat nyawa seorang pembalap sewaktu terjadi kecelakaan dengan benturan hebat. Cara mengujinya, helm dijatuhkan dari ketinggian 2 m pada kecepatan 20,8 km/jam di atas permukaan besi. Getaran/guncangan pada lapisan polystyrene ini harus di bawah 300 s/d 400 G. Alasannya, pada kisaran inilah kerusakan otak bisa terjadi. Helm yang lulus uji tes Snell Foundation ini harus mampu meredam guncangan hingga 150 G. Jadi jauh di bawah ambang batas standar guncangan yang bisa merusak otak. Bila dibandngkan dengan helm yang bukan full face (yang hanya melindungi setengah tulang tempurung kepala) guncangan yang terjadi bisa mencapai 800 G. Pada kondisi ini bila terjadi kecelakaan pemakainya dipastikan akan menderita gegar otak yang parah. Sebelum menjalani tes itu, helm harus melalui 3 proses lain terlebih dahulu yaitu dimasukkan pada ruang pendingin dengan suhu -10 derajat Celsius. Setelah itu dipanggang pada suhu 50 derajat celsius, kemudian direndam dalam air selama 12 jam. Ini dilakukan untuk mengondisikan shell (pelapis) helm seperti sedang dipakai. Selain kemampuan menahan dan menyerap benturan, Snell juga mengharuskan persyaratan lain yang dinamakan "Snell Positional Stability" yang istilah teknisnya roll off test. Yaitu helm harus bisa memberi perlindungan pada berbagai posisi pemakainya. Alasannya, dalam beberapa tes ternyata helm yang seharusnya memberi perlindungan justru terlepas saat pemakainya jatuh. Ini terjadi karena kualitas tali pengikat termasuk alat pengencangnya tidak berfungsi sebagaimana mestinya pada saat kecelakaan. Jadi uji materi pada bagian ini juga amat ketat agar semua bagian di helm memenuhi standar yang ditentukan untuk memberi proteksi maksimal. Helm bagi pembalap tidak hanya 1 jenis. Ada helm khusus yang dimodifikasi untuk kondisi hujan yang kacanya dibuat tahan kabut agar tidak menggangu pandangan. Untuk memenuhi kebutuhan, produsen helm seperti AGV yang dipakai Valentino Rossi, sengaja memakai lapisan film khusus pada visor untuk mencegah fogging (kabut). Setelah persyaratan teknis dinyatakan baik, tentu sisi penampilan, aerodinamka, dan warna serta berat helm menjadi pertimbangan produsen. Itu penting agar pembalap enak memakai helm yang ringan, aman sekaligus modis. Khusus untuk desain warna, pembalap biasanya punya disainer khusus sehingga bisa memenuhi keinginan pembalap. (bk) *Fr. Bunder dowo ymci.web.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-7262919130290223621?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/7262919130290223621/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=7262919130290223621&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/7262919130290223621'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/7262919130290223621'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/05/serba-serbi-helm.html' title='serba serbi helm'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-1752904524164654582</id><published>2007-05-20T16:52:00.000Z</published><updated>2007-05-20T16:55:58.921Z</updated><title type='text'></title><content type='html'>Tulisan ini dibuat mengingat pada saat meeting di kantor ada kejadian yang terlihat mata secara langsung dari ruang meeting ke arah jalan raya. Saat itu, terdapat satu motor Szk yang berusaha menyalip mobil belok dan memaksakan diri sehingga si empunya jatuh menabrak bahu jalan dan pohon serta terpelanting hingga masuk ke got. Mudah-mudahan catatan ini bisa memberikan gambaran bahwa berkendara yang baik itu bukan sekadar mengurangi kadar emosional di jalan, tetapi juga wawasan dan pemahaman atas hal-hal yang bersifat teknis dan non teknis. Kekeliruan pandangan para bikers umumnya disebabkan ketidaktahuan atau ketidakmautahuan para pengendaranya. Pada dasarnya, motor itu kendaraan yang memiliki kelebihan-kelebihan yang tidak dimiliki oleh kendaraan lain seperti manuver yang sangat handy. Berikut adalah pandangan yang keliru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Teknik Yang Dianggap Mumpuni Adalah Teknik Racing/Kecepatan Tinggi Ini adalah pandangan yang salah yang pertama. Teknik balapan bukan teknik terbaik untuk mengendarai kendaraan umum. Hal ini disebabkan hukum-hukum yang berlaku di jalan raya tidak diberlakukan di sirkuit. Contohnya adalah regulasi menyalip dari kanan, dalam sirkuit tidak diberlakukan sama sekali. Juga, 2 jalur/arah kendaraan, tidak diberlakukan di sirkuit. Atau juga, satu jalan untuk satu arah berkendara. Hal lain adalah teknik berkendara seperti menikung, mengerem, menanjak, menuruni dan menyalip serta mengebut dengan cepat. Dalam berkendaraan di jalan raya, beberapa teknik memang dipakai, tetapi tidak sepenuhnya bisa dilakukan di jalan raya. Contoh spesifik : dalam mengatur torsi dan rpm, maka pada saat motor berada di jalan menurun, maka engine brake digunakan di teknik balap, tetapi dalam berkendara di jalan umum karena bertujuan untuk mengurang kecepata dan waktu yang terbuang. Hal ini punya kekurangan yang harus disadari. Yakni, pada saat engine brake dilakukan, maka kecenderungan oversteer akan menyulitkan pengereman dan handling apalagi ditikungan. Ini artinya, peluang terjadi kecelakaan lebih besar. Teknik mengendarai motor kecepatan lambat juga termasuk teknik yang harus dikuasai. Umumnya, orang cenderung melakukan teknik membalap daripada mengendarai kendaraan dalam keadaan lambat ataupun tanjakan. Hal ini harus diperhatikan karena dalam aturan berlalu lintas terdapat aturan tentang batas kecepatan dan aturan kendaraan terlambat harus di sebelah kiri. Belum lagi dengan fakta jalan raya kita banyak yang padat dan macet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Motor Terlihat di Kaca Spion Mobil Para pengendara mobil memiliki ruang pandang yang terbatas terhadap area samping dan belakang mobil/kendaraan roda 4 lainnya. Jika terdapat motor di samping kanan, maka si pemilik mobil seringkali tidak menyadari bahwa posisinya tidak cukup aman karena tidak adanya sinyal yang menunjukkan bahwa ada kendaraan motor di sampingnya. Berbeda sekali dengan motor yang jauh lebih mudah untuk melihat ke kanan dan kiri dan area pandangnya hampir 1 lingkaran bahkan untuk melihat ban motornya kempes atau tidak. Demikian pula, para bikers sering tidak menyadari bahwa dirinya sering tidak terlhat di kaca spion mobil sehingga tidak menyadari bahaya yang muncul. Oleh karena itu, kita sangat disarankan untuk tidak terlalu dekat dengan kendaraan roda 4 atau sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Rem Motor Bukan Untuk Memberhentikan Kendaraan Hal ini pernah dibahas panjang lebar, intinya adalah daya cengkeram ban motor jauh lebih rendah dibandingkan dengan mobil. Oleh karena itu, maka fungsi rem motor lebih pada pengurangan kecepatan. Berbeda dengan mobil yang bisa memberhentikan mobil dalam keadaan kecepatan lebih tinggi dari motor. Oleh karena itu, kita disarankan untuk menjaga jarak antar motor-mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Tidak Ada Riding Line Motor Benar, salah satu kelebihan mencolok dari motor adalah manuver. Tetapi, fakta yang seringkali dilihat adalah manuver motor di jalan raya jauh lebih berbahaya daripada mobil. Mengapa? Karena pengendara motor tidak menyadari bahwa berkendaraan dengan motor tetap harus menjaga riding line. Pada umumnya, motor bermanuver ke kanan kiri baik dalam satu jalur ataupun lebih untuk mendapatkan celah dan ruang untuk menyellip. Hal ini sangat mengganggu kenyamanan dan terutama keamanan berkendara, baik untuk motor ataupun kendaraan lain. Usahakanlah untuk tidak sedemikian mudah memindahkan jalur berkendara motor ke samping atau jalur lain. Gunakan selalu lampu sign jika akan berganti posisi lajur. Biasakan selalu untuk naik motor lurus tidak zig-zag. Hal ini bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga membahayakan pengendara lain. E. Asal Jalur Muat, Masuk Saja. Ini kebiasaan buruk bikers......... Padahal, kita harus menyadari bahwa berpindah-pindah ke jalur lain tidak baik secara teknis. Motor tidak mudah terlihat di kaca spion mobil, teapi kita suka membiarkan hal itu terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASTIKAN BAHWA KITA DILIHAT OLEH PARA PENGENDARA LAIN sehingga pada saat kita masuk jalur tersebut, orang lain sudah tahu apa yang akan kita lakukan. Contoh, gunakan jaket berspot light, gunakan lampu dim atau klakson, gunakan sign lamp dan tunggu kira-kira beberapa detik sampai orang lain mengetahui posisi kita. F. Spion Tidak Diperlukan Motor Jelas ini pandangan yang sangat keliru. Fungsi spion adalah untuk melihat posisi di belakang. Dengan adanya spion, kita leibh mudah untuk menggunakan motor. Spion yang baik adalah spion yang cembung. Dengan demikian, coverage area-nya luas, atau memudahkan melihat bagian belakang. Pada dasarnya, spion mobil lebih baik dari spion motor karena level kecembungannya biasanya lebih baik. Namun demikian, karena konstruksi mobil, maka umumnya spion yang cembung itu tidak bisa melihat ke seluruhan bagian belakang. Beberapa after market part bisa dibeli untuk memperbaiki kemampuan spion agar lebih baik. Spion memang bukan alat utama untuk memastikan keselamatan. Spion hanya merupakan alat, tetapi penggunaan yang optimal akan membantu kita memudahkan berkendara yang aman dan nyaman. G. Scruteening Motor Memang Perlu? Anda tidak biasa melakukan scruteening? Sebaiknya mulai saat ini dibiasakan. Scruteening adalah prosedur standar dalam merawat kendaraan seperti pengecekan rantai, tekanan ban,posisi spion, air aki, dll. Dengan adanya scruteening secara rutin, maka kendaraan bukan hanya terawat, tetapi kecelakaan bisa dihindari. H. Tidak Perlu Perlengkapan secara Lengkap. Untuk rute pendek dan di kompleks yang aman, mungkin kita tidak perlu menggunakan perlengkapan secara komplet. Tapi buat para biker yang terbiasa melakukan perjalanan jauh, jelas penggunanaan peralatan baku harus dijaga. Helm - lebih baik full face, sepatu, jaket (lebih baik kulit), sarung tangan, celana panjang, filter debu. Semua itu perlu demi kesehatan kita. Sepatu yang baik pun bersol karet dan jika tidak menutupi di atas mata kaki, sebaiknya menggunakan kaus kaki. Tanpa kaus kaki, maka debu-debu yang kecil serta partikel-partikel yang agak besar akan melukai di permukaan kulit dan bisa menyebabkan masuknya virus dan bakteri. Jika pulang dengan kaki gatal, bersiap-siaplah untuk dibersihkan dengan sabun dan jangan ulangi lagi hal tersebut. Harus selalu diingat : ANTARA ANDA DAN JALAN ASPAL ATAU KENDARAAN LAIN, HANYA PENUTUP JAKET DAN PERLENGKAPAN LAIN YANG MELINDUNGI ANDA. Berbeda sekali jika kita naik mobil. G. Motor Apa Saja Saya Menguasainya Ini kekeliruan terbesar yang dianggap enteng oleh para bikers. Skill bukan segala-galanya. Perilaku kendaraan yang satu merk saja bisa berbeda-beda baik dari cara setting maupun karakteristik akibat penggunaan. Oleh karena itu, selalu diingat bahwa kita harus mengenal karakteristik setiap kendaraan yang kita pakai. Begitu juga, kita harus tahu persis tipikal kendaraan kita sendiri. Apalagi jika kita akan menggunakan merk dan tipe berbeda atau pinjam kendaraan orang lain, kenalilah dahulu settingan mesin, konstruksi gigi, setelan rem, setelan tekanan angin, setelan kopling, dan lain-lain. Selain itu juga, salah satu yang harus kita sadari : KENALI BATAS SKILL KITA SENDIRI, sehingga pada saat kita berada di trek basah, trek licin, dan lain-lain, kita bisa mengendalikan motor yang kita tunggangi. H. Strategi Mental Tidak Perlu. Salah satu kekeliruan terbesar biker adalah soal MENTAL. Semua skill bisa kita pelajari dan dilatih di tempat latihan atau kursus, tetapi pada saat mengendarai di jalan umum yang sesungguhnya, persoalan yang terbesar adalah MENTAL. Artinya, mengambil keputusan menyalip, tidak menyalip, mengurangi kecepatan, mengatur jarak, dan lain-lain adalah masalah mental, bukan skill. Maka, pastikan kita tidak mengendarai dalam keadaan kalap, emosional. Secara medis, jika kita tidak dalam keadaan segar bugar mental kita, maka stimulan yang kita dapatkan, akan dialirkan langsung ke arah sensor motorik tanpa dikendalikan oleh otak. Dalam keadaan seperti ini, keputusan yang salah menyebabkan bahaya yang lebih besar. Oleh karena itu, biasakan kita menguasai mental dan "tidak panasan" dalam berkendara. Jika dalam keadaan normal, maka stimulan akan ditangkap sensor, lalu ke otak, dianalisa, baru ke saraf motorik dan ke otot kita untuk menggerakan. Oleh karena itu, kewaspadaan bukan karena sekadar kehati-hatian, tetapi karena strategi mental kita sendiri. I. Siapkan Semua Perlengkapan Surat-surat Motor. Ini penting. Secara psikologis, jika kita memiliki surat-surat lengkap seperti STNK, SIM, plat nomer yang update, maka kita tidak terbebani untuk kucing-kucingan. Kita sudah merasa yakin bahwa apa yang kita lakukan adalah benar. Hindari penggunaaan kendaraan "baleng" alias melanggar hukum. J. Kecepatan/Akselerasi Kendaraan Lain Lebih Lambat dari Saya Hal ini juga kekeliruan besar, artinya, pada dasarnya, banyak sekali orang mengendarai baik motor maupun mobil tanpa sanggup mengukur kecepatan dan akselerasi orang lain dengan baik. Hal ini menyebabkan timing pada saat menyalip tidak pas. Kadang, ada orang yang tidak sadar dan nekat menyalip orang lain padahal mobil di depannya memacu dengan kencang. Akibatnya, KESELAMATAN KITA TERGANTUNG KEBAIKAN DAN KECEPTAN ORANG LAIN DALAM MENGEREM KENDARAANNYA. Betapa berbahayanya kita mempertaruhkan nyawa kita. Apakah kita tidak sadar hal ini? Biasakanlah untuk melatih dan mengukur kecepatan kendaraan lain. Salah satu latihan yang harus sering dilakukan adalah MENGUKUR KECEPATAN KENDARAAN YANG TERLIHAT DI SPION. Umumnya, lebih mudah mengukur kendaraan dari arah depan, tetapi tidak mudah mengukur dari arah belakang. K. Semua Orang Sama Seperti Saya. Ini adalah bagian terakhir dari list kekeliruan yang paling besar. Kita harus menyadari bahwa di jalan raya, semua orang tidak memiliki skill yang sama dengan kita. Pada umumnya, orang tidak mengetahui teknik yang baik dalam mengerem. Umumnya, orang mengerem hanya dengan rem belakang. Hal ini harus disadari sehingga anda tidak perlu mengendalikan motor seperti di race sirkuit. Sebagian besar tidak memiliki skill itu sehingga kita harus memberi ruang kepada orang lain agar bisa bergerak dengan baik tanpa menyusahkan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; (dikutip dari website seperti dituturkan oleh Adi Nugroho [adi.nugroho@totan-global.com] Bang Roy (www.yamaha-vega.or.id)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-1752904524164654582?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/1752904524164654582/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=1752904524164654582&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/1752904524164654582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/1752904524164654582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/05/tulisan-ini-dibuat-mengingat-pada-saat.html' title=''/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-2144639166636544784</id><published>2007-04-22T22:45:00.000Z</published><updated>2007-04-22T22:50:26.461Z</updated><title type='text'>Penting nya Lampu spion</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;id=8963&amp;amp;imageid=18392','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;Ayo ngaku! Banyak brother nggak begitu nganggep penting spion. "Estetika masih jadi pertimbangan utama ketimbang fungsi. Tapi buat gue penting kok, apalagi yang kanan," aku Iwan Rasta, choppers bikers asa&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivmhdJdAEI/AAAAAAAAAB4/HTf9sNS8pR8/s1600-h/spion.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056388469087862850" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivmhdJdAEI/AAAAAAAAAB4/HTf9sNS8pR8/s320/spion.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;l Jakarta.&lt;br /&gt;Ia berkilah lagi. "Dalam padatnya lalu lintas seperti Jakarta, spion pabrikan yang panjang malah ganggu. Bisa 'nabrak' mobil atau senggolan dengan bikers lain," jelas Bro yang baru saja patah kaki ini.&lt;br /&gt;Bagi Ir. Edi Setiadi Putra, Dosen Desain Produk Itenas (Institut Teknologi Nasional) Bandung, hal ini nggak sederhana. "Spion part dari motor yang dibutuhkan untuk kenyamanan (comfortable) dan keamanan (safety). Masuk komponen fungsional dan bukan variasi," seriusnya.&lt;br /&gt;Ia menganggap, pembuat spion masih lalai soal pertimbangan ergonomis (comfortable &amp; safety). "Sayang fungsinya bergeser menjadi pemanis tampilan," ujar Ir. Edi S. Putra. Jadi bagaimana spion yang betul menurut kaidah elmunya Pak Dosen?&lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;amp;id=8963&amp;imageid=18393','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt; Buat Edi, bikers berhak memperoleh kenyamanan dan keamanan sesuai aturan lalu lintas. Khusus spion, rider harus mampu melihat belakang dengan leluasa dalam posisi normal. Kemampuan melihat kaca spion dalam posisi kepala tegak lurus menghadap ke arah depan, tanpa harus menoleh atau memposisikan kepala. Ia merinci lebih jauh. "Umumnya manusia dapat melihat secara normal tegak lurus ke arah depan sekitar 10o ke arah atas dan bawah, serta 15o ke arah kiri-kanan. Ini disebut garis penglihatan normal (normal sight line)," jelasnya. Areal itu tergabung dalam zona optimum untuk posisi part yang berkaitan dengan aspek visual yang kritis atau harus selalu terlihat. Zona ini sangat baik untuk lokasi spion. Toleransi maksimum untuk peletakan spion ini sekitar 30o dari posisi kepala tegak lurus (standard sight line). Jadi menurutnya, letak spion yang memenuhi persyaratan ergonomis minimal berada pada zona pandangan visual non kritis (sekitar 30o dari posisi mata normal). Makanya perlu diatur sudut pandang yang tepat. &lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;id=8963&amp;amp;imageid=18394','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;"Menurut saya hanya sekitar 50 persen jangkauan pantau spion yang benar-benar dipakai untuk melihat posisi belakang. Sisanya, terpakai oleh pantulan bayangan bahu pengendara," jelasnya. Dosen muda ini lantas membandingkan beberapa produk. Mewakili bebek dan skubek ia menilik Suzuki Spin 125 dan Kymco. Sedang di motor laki, dipakai sample Honda Mega Pro dan Suzuki Thunder.Spin 125 menurutnya diposisikan sejajar dengan handel. Posisi ini mengakibatkan area pantau berfungsi sekitar 50-60 persen dan sisanya terpakai oleh bayangan pantul bahu pengendara. Desainnya diusahakan lebih melebar ke samping sehingga dapat menjangkau pantauan ke arah belakang lebih luas.Untuk kondisi ini diperlukan kesabaran pengendara mengatur sudut dan posisi spion agar diperoleh jangkauan terhadap objek pantau itu. Kymco menurut Edi terletak lebih luar dari garis tepi setang kendali. Memungkinkan mendapatkan area pantau lebih luas. Kemungkinan terhalang bahu atau tangan pengendara cukup kecil. "Mereka memandang penting spion sebagai bagian integral motor untuk keperluan fungsional, nyaman dan safety," pujinya. Di motor laki, Mega Pro dipasang sejajar dengan handle hingga area pantau mencakup 50-60 persen juga. Tapi desainnya mengejar bentuk spion yang mampu mengakomodasi objek pantau yang lebih luas dengan menambahkan bagian bawah suatu sudut untuk pantauan vertikal. "Posisi Thunder sama dan mencakup area pantau 50-60 persen juga. Desainnya lebih melebar ke samping, sehingga menjangkau ke belakang lebih luas.Makanya rider harus jeli dan seksama mengatur posisi agar diperoleh jangkauan ideal. "Bila dicermati, spion Suzuki Thunder sama dengan Suzuki Spin 125," jelas dosen yang sehari-harinya menunggang motor ini. Sebagai penutup ia mengetuk kesadaran bikers. "Jangan karena ingin ringkas dan minimalis lantas mengganti spion pabrikan dengan variasi yang lebih kecil. Lembaga perlindungan konsumen dan polisi juga lebih giat lagi mengkampanyekan spion ideal pada pengguna motor," imbaunya. Thank's Pak Dosen!&lt;br /&gt;Sumber: Motor Plus Online &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-2144639166636544784?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/2144639166636544784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/2144639166636544784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/penting-nya-lampu-spion.html' title='Penting nya Lampu spion'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivmhdJdAEI/AAAAAAAAAB4/HTf9sNS8pR8/s72-c/spion.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-7926170504303483976</id><published>2007-04-22T22:36:00.000Z</published><updated>2007-04-22T22:45:08.716Z</updated><title type='text'>Lampu Merah Bukan lampu start</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;Lampu Merah Bukan Lampu Start!&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;id=8457&amp;amp;imageid=16980','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivlHNJdADI/AAAAAAAAABw/ITS6fCBRKgY/s1600-h/lampu.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056386918604668978" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivlHNJdADI/AAAAAAAAABw/ITS6fCBRKgY/s320/lampu.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;id=8457&amp;amp;imageid=16980','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;Jadi bikers di Indonesia, khususnya kota besar macam Jakarta, Surabaya, Medan memang banyak seninya. Misalnya, saat keluar dari padatnya lampu merah. Gas pol dan seenaknya ambil jalur.&lt;br /&gt;Kasus senggolan antar bikers begitu lampu merah berganti hijau sering terjadi. Bisa-bisa mampir ke rumah sakit. Untuk itu, ada beberapa jurus yang bisa dilakukan untuk menghindari.Pelajari gerak-gerik pengendara lain. Jangan macam pembalap lihat lampu start. Sampeyan nggak bakal dapat piala atau kangtaw. Sabar sedikit lihat arah motor. "Kita harus tahu jalur mana yang akan diambilnya," kata Joel Deksa Mastana, instruktur safety riding.&lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;id=8457&amp;amp;imageid=16981','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;id=8457&amp;amp;imageid=16981','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;Memahami kemauan orang lain bukan perkara mudah. "Kalau mereka menyalip jalur, sebaiknya kita bertahan dengan memperlambat motor," lanjut instruktur berambut lurus ini lagi. Begitu juga dengan jalur kita sendiri. Kalau padat, ambil lurus saja. Jangan zig-zag. Ingat, ugal-ugalan sangat berisiko. Menyalip atau pindah 'racing line' intip dulu posisi belakang. Jika dirunut lagi, perilaku mengambil posisi lewat garis putih di lampu merah jelas melanggar aturan lalu lintas. Motor mesti sabar antre di posisi kiri. Sekali lagi, di posisi kiri, Bro!&lt;br /&gt;Kadang memang banyak hal yang membuat kita enggak tahan untuk segera maju. Tapi sekali lagi ingat untuk selalu tertib di jalan dan mencoba mengedepankan safe. Ingat, tidak ada pemenang atau juara di jalan raya!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-7926170504303483976?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/7926170504303483976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/7926170504303483976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/lampu-merah-bukan-lampu-start.html' title='Lampu Merah Bukan lampu start'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivlHNJdADI/AAAAAAAAABw/ITS6fCBRKgY/s72-c/lampu.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-1459319745034881678</id><published>2007-04-22T22:31:00.000Z</published><updated>2007-04-22T22:36:50.598Z</updated><title type='text'>Kecelakaan penyebab Kemiskinan</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;id=9308&amp;amp;imageid=19376','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="javascript:realview(" act="1&amp;id=9308&amp;amp;imageid=19376','detail_images','616','450');&amp;quot;"&gt;&lt;/a&gt;Kecelakaan fatal punya multidampak. Bisa berdampak psikologis, sosial, ekonomis dan lainnya. Misal, cacat seumur hidup membuat korban patah semangat. Atau keluarga yang ditinggalkan merasa sangat kehilangan jika kecelakaan fatal berakibat meninggal.&lt;br /&gt;Dalam kajian yang dilakukan Universitas Gajah Mada Yogyakarta, kecelakaan fatal (meninggal dunia) menyebabkan sebagian besar keluarga korban mengalami pemiskinan. Data dari &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivivtJdACI/AAAAAAAAABo/QjJFECOme7s/s1600-h/19376-W500.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056384315854487586" style="FLOAT: right; MARGIN: 0px 0px 10px 10px; CURSOR: hand" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivivtJdACI/AAAAAAAAABo/QjJFECOme7s/s320/19376-W500.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Departemen Perhubungan menyebutkan setiap hari di Indonesia terjadi rata-rata 87 orang meninggal akibat kecelakaan fatal. Hitungan setahun sekitar 31.000 orang. "Sekitar 62,5 persen mengalami kemiskinan. Sisanya tidak. Artinya, jauh lebih banyak yang menurun secara ekonomi," jelas Achmad Yani, dari Direktorat Keselamatan Transportasi Darat, Dirjen Perhubungan Darat, Departemen Perhubungan. Bambang Asmarabudi, yang didaulat sebagai Chairman Road Safety Task Force FAMI, 2003-2005 memberikan ilustrasi. "Kebanyakan pengendara itu sebagai kepala keluarga (KK). Motor selain alat transportasi juga produksi. Hitung tiap KK menanggung 3 orang. Satu istri dengan dua anak. Bisa dibayangkan kehilangan KK berarti bakal menghilangkan sumber penghasilan keluarga itu," jelas pria yang juga sebagai GM Promotion dan Motorsport di PT Yamaha Motor Kencana Indonesia. Dari data yang dibrikan Dephub pula terlihat kecenderungan kenaikan peringkat kecelakaan sebagai penyebab kematian. Pada 1990 kecelakaan menduduki peringkat ke-9. "Kalau tidak usaha soal aman berkendara diperkirakan 2020 kecelakaan kendaraan menjadi peringkat ke-3 penyebab kecelakaan setelah penyakit jantung dan tekanan pada pembuluh utama," tambah Achmad Yani. Sekedar perbandingan, di antara negara ASEAN sendiri, Indonesia menduduki peringkat pertama soal korban meninggal. Di 2003 diperkirakan sebanyak 30.220 orang meninggal di Indonesia akibat kecelakaan. Seluruh ASEAN diperkirakan 70.331 orang. "Dan dari data itu pula sebagian besar korban di range usia produktif. Jadi, harus ada upaya yang sungguh-sungguh dari semua pihak untuk menekan tingkat kecelakaan di Indonesia," jelas Achmad Yani yang berkantor di Jl. Medan Merdeka Barat, No. 8, Jakarta Pusat &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-1459319745034881678?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/1459319745034881678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/1459319745034881678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/kecelakaan-penyebab-kemiskinan.html' title='Kecelakaan penyebab Kemiskinan'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivivtJdACI/AAAAAAAAABo/QjJFECOme7s/s72-c/19376-W500.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-4270077011905297407</id><published>2007-04-22T22:20:00.000Z</published><updated>2007-04-22T22:24:14.123Z</updated><title type='text'>Tertib lali lintas dan Bersafety Riding</title><content type='html'>&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056381786118750226" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivgcdJdABI/AAAAAAAAABg/MurCoI9lzs4/s320/12.jpg" border="0" /&gt;Latar Belakang :&lt;br /&gt;Jakata adalah sebuah kota metropolitan, yang mana penduduknyahingga kini mencapai sekitar 8.792.000 juta jiwa. Setiap harinya penduduk Jakarta memiliki aktifitas yang beragam, dan sebagian besar dari keseluruhan masyarakat tersebut menggunakan kendaraan bermotor untuk menjalankan aktivitas nya. Sehingga tak jarang kita melihat kemacetan di berbagai tempat, karena jumlah kendaraan bermotor semakin bertambah dan memenuhi ruas2 jalan ibukota setiap tahunnya.Seringkali juga terjadi berbagai jenis kasus kecelakaan yang diakibatkan karena pelanggaran peraturan lalu lintas dan berkurangnya tingkat kesadaran akan keselamatan di jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Titik awal kesadaran :&lt;br /&gt;Untuk itu, seiring berkembang nya jumlah kendaraan bermotor di Jakarta dan seiring dengan menurunnya kesadaran masyarakat akan berlalu lintas yang baik dan benar, perlu kiranya ditumbuhkembangkan kembali mengenai safety riding dan tertib lalu lintas dalam berkendara. Pemikiran seperti ini wajib tertanam dalam setiap pengendara demi menciptakan kondisi yang lebih teratur dan kondusif di jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Safety Riding&lt;br /&gt;Menurut penulis, definisi dari Safety Riding adalah : suatu usaha yang dilakukan dalam meminimalisir tingkat bahaya dan memaksimalkan keamanan dalam berkendara, demi menciptakan suatu kondisi, yang mana kita berada pada titik tidak membahayakan pengendara lain dan menyadari kemungkinan bahaya yang dapat terjadi di sekitar kita serta pemahaman akan pencegahan dan penanggulangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Safety riding merupakan suatu dasar pemikiran.&lt;br /&gt;Disaat kita mengendarai kendaraan, maka haruslah tercipta suatu landasan pemikiran yang mana mementingkan dan sangat mengutamakan keselamatan, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. Untuk itu, berangkat dari dasar pemikiran keselamatan tersebut, para pengendara haruslah menyadari arti dan pentingnya keselamatan, hal ini bisa dicontohkan dengan meningkatnya angka kecelakaan di jalan raya dan berbagai kejadian kecelakaan yang terjadi disebabkan dari berbagai macam kasus. Walaupun terasa sangat sulit untuk menumbuhkannya, namun pemikiran yang mengutamakan keselamatan tersebut haruslah merupakan kesadaran dari diri sendiri yang terbentuk dan dibangun dari dalam hati dan bertekad untuk melaksanakan segala aktivitas yang mendasar pada safety riding. Bila dasar pemikiran safety riding (safety minded) telah masing-masing miliki, maka dengan mudah setiap hal yang berkaitan dengan safety riding dapat kita terapkan dimulai dari diri sendiri dan memulainya dari hal-hal yang kecil, karena kesadaran betapa pentingnya suatu keselamatan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertib Lalu Lintas&lt;br /&gt;Menurut saya, difinisi tertib lalu lintas adalah : mentaati peraturan lalu lintas yang berlaku dengan berdasarkan kepatuhan akan hukum dan menjadi warga negara yang baik serta patuh pada ketetapan yang berlaku, dengan tetap didukung dasar pemikiran keselamatan bersama saat di jalan raya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Safety Riding dan Tertib Lalu Lintas&lt;br /&gt;Safety Minded yang tertanam dalam masing-masing landasan utama pola pikir seseorang dalam berkendara akan menghasilkan suatu tindakan yang mengacu pada keselamatan diri, sehingga penerapan terhadap peraturan lalu lintas yang telah ditetapkan akan berjalan dengan lancar. Menurut saya, Safety Riding dan Tertib Lalu Lintas merupakan kedua hal yang erat dan tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya. Pola yang terbentuk adalah berurutan antara keduanya; yakni menyambung satu sama lain. Dengan tertanamnya “safety minded” maka secara otomatis terbentuk pula suatu pemahaman akan tertib lalu lintas yang mana keduanya mengutamakan keselamatan dalam berkendara. Sehingga tidak akan mengalami kesulitan bagi seseorang yang berpikiran safety untuk menerapkan aturan dan disiplin lalu lintas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang Lingkup Safety Riding dan Tertib Lalu Lintas:&lt;br /&gt;Hingga saat ini, saya belum dapat menangkap suatu bentuk dari safety riding dan tertib lalu lintas secara khusus atau untuk menarik garis pembatas demi mengukur sejauh manakah ‘safety behavior’ yang ideal untuk diterapkan. Seringkali saya terbentur dalam suatu pembahasan yang menurut saya cukup rancu untuk membatasi safety minded seseorang. Namun bagi saya, pemahaman adalah yang utama dalam hal menumbuhkembangkan safety riding di masing-masing jiwa pengendara. Perihal langkah-langkah yang diambil sang pengendara tersebut merupakan tanggung jawab sang pengendara pribadi dan ia pun harus siap dengan konsekuensi yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan penerapan Safety Riding :&lt;br /&gt;Suatu pemahaman penuh akan safety riding merupakan suatu hal yang minimal menurut saya, karena suatu pemahaman yang cukup, bahkan lebih, namun bila tanpa penerapan nyata akan tiada hasilnya. Penerapan safety riding dan tertib lalu lintas merupakan hal yang cukup sulit untuk secara tegas dilakukan. Kerap kali, beberapa kendala kian muncul dan menghadang safety minded tersebut, beberapa faktor diantaranya,kondisi dan situasi yang kian menjadi dalih untuk bertindak. Demi menegakkan safety riding dan tertib lalu lintas menurut saya dibutuhkanusaha yang tinggi dari dalam diri untuk tetap teguh memegang komitmen akan keselamatan dan taat pada peraturan. Pemikiran jangka panjang atas resiko dan konsekuensi dari setiap tindakan dapat menjadi penunjang penerapan tindakan positif tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penutup :&lt;br /&gt;Secara ideal, adalah merupakan suatu syarat mutlak bagi seseorang yang ingin berkendara, minimal untuk mengadakan pemahaman dan penerapan secara penuh tentang safety riding dan tertib lalu lintas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-4270077011905297407?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/4270077011905297407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/4270077011905297407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/tertib-lali-lintas-dan-bersafety-riding.html' title='Tertib lali lintas dan Bersafety Riding'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivgcdJdABI/AAAAAAAAABg/MurCoI9lzs4/s72-c/12.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-6268702893777084245</id><published>2007-04-22T22:12:00.000Z</published><updated>2007-04-22T22:20:21.566Z</updated><title type='text'>Ber Helm yang aman dan benar</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivfVdJdAAI/AAAAAAAAABY/JPCOcBrsPu8/s1600-h/helm.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056380566348038146" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivfVdJdAAI/AAAAAAAAABY/JPCOcBrsPu8/s320/helm.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Helm, atribut vital bagi pengemudi dan penumpang sepeda motor. Selain melindungi kepala dari sengat matahari hal yang paling penting dari 'si bundar' ini melindungi kepala dari kecelakaan lalu lintas. Seiring berjalannya waktu, helm juga mengalami banyak perkembangan, tak hanya sebagai pelindung, helm juga jadi aksesori menilik dari banyaknya helm funky yang banyak dikenakan kawula muda.So apapun alasannya helm tetap pegang peranan penting bagi pengendara motor. Demi keselamatan dan kenyamanan berkendara tak ada salahnya mencermati tips berhelm berikut:1. Pilih kaca helm yang bening dan memberikan efek netral sehingga tak mengganggu pemandangan, terutama saat digunakan pada malam hari.2. Ukuran helm harus disesuaikan dengan kepala pemakainya. Helm yang disarankan bagi seorang pengemudi adalah helm yang pas atau menekan bagian pipi dan dahi pada wajah. Jika helm yang digunakannya itu tidak pas atau longgar, besar kemungkinan helm itu akan terlepas dari kepala semakin besar dan membahayakan pengendara.3. Helm yang disarankan bagi pembonceng adalah menggunakan helm yang sesuai dengan ukuran kepala pemakainya dengan kaca polos, usahakan menggunakan helm yang menutupi seluruh bagian wajah.4. Buka kaca bagian depan helm seperempat bagian saat hujan atau membuka seluruh ventilasi helm. Membuka kaca akan mengurangi kabut pada kaca yang dapat mengganggu penglihatan pengemudi.5. Gunakanlah helm yang baru. Hindari menggunakan helm yang sudah jatuh lebih dari dua kali sebaiknya beli lagi yang baru. Mudah bukan, demi kenyamanan anda saat berkendara, tak ada salahnya mencoba tips tersebut khan? Berkendara aman, andapun selamat sampai tujuan.Sumber : http://www.tokohelm.com&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-6268702893777084245?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/6268702893777084245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/6268702893777084245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/ber-helm-yang-aman-dan-benar.html' title='Ber Helm yang aman dan benar'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivfVdJdAAI/AAAAAAAAABY/JPCOcBrsPu8/s72-c/helm.jpg' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-6961239122894073285</id><published>2007-04-22T21:56:00.000Z</published><updated>2007-04-22T22:00:27.079Z</updated><title type='text'>Kecopetan di atas Motor</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivapNJc_-I/AAAAAAAAABI/VFQ9Xh8-9NE/s1600-h/roda.gif"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5056375408092315618" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivapNJc_-I/AAAAAAAAABI/VFQ9Xh8-9NE/s320/roda.gif" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Angka kejahatan semakin hari semakin tinggi, berbagai modus baru kerap muncul untuk menemukan cara jitu demi mendapatkan barang sang korban. Jakarta merupakan kota metropolitan yang juga dipenuhi oleh berbagai macam aksi kejahatan. Tak dapat dipungkiri di setiap sudut kota ini, seringkali terjadi laporan pencurian, penjambretan, penodongan, bahkan perampasan sekalipun. Aksi kejakatan yang dilakukan oleh para penjahat tersebut pun tak mengenal tempat, di kantor, di rumah, di jalan di kendaraan umum, bis, taksi, hingga di kendaraan roda dua sekalipun. Kendaraan roda dua yang dianggap memiliki kemungkinan kecil untuk dijadikan korban kejahatan ternyata kini merupakan sasaran para pelaku kejahatan. Berikut kisah lengkap pengalaman korban kejahatan di atas kendaraan roda dua: Kronologis :&lt;br /&gt;Peristiwa tersebut terjadi pada Bro Buyung member TRiC 008 yang kurus itu, ia mengalami musibah kecopetan saat sedang berkendara di atas motor di daerah sekitar daan mogot Jakarta Barat. Kala itu ia bersama tiger silvernya sedang membelah kemacetan ketika seseorang menginformasikan bahwa tas nya terbuka, dan setelah bro buyung melakukan pengecekan ternyata beberapa barang di tas nya telah hilang seketika, termasuk sejumlah uang yang rencana nya akan ia setorkan ke bank. Malang menimpa brother kita ini, pasalnya menurut keterangan orang-orang sekitar di daerah tersebut sering terjadi kasus serupa dimana terjadi kecopetan bahkan hingga perampasan yang menimpa korban pengendara roda dua dikarenakan pengendara tersebut pun sedang sibuk berjuang mengatasi kemacetan yang setiap hari terjadi di daerah rawan tersebut. Beberapa korban menyatakan pernah kehilangan barang2 di dalam tas (backpack) ataupun barang-barang di pinggang, bahkan dompet di saku belakang sekalipun. Analisa :Pelaku memanfaatkan saat-saat kemacetan yang terjadi pada suatu area, diduga pelaku bersikap seolah-seolah penunggu bisa biasa di pinggir jalan, ketika pengendara roda dua lengah pelaku mulai beraksi di tengah kemacetan. Pada kondisi tersebut polantas tidak memperhatikan kejadian dikarenakan sibuk mengatur traffic lalu lintas yang sedang macet. Antisipasi :Disarankan lebih waspada dan lebih menjaga barang bawaan saat berkendara, mungkin dengan pemantauan intensif pada bagian belakang kendaraan dari kaca spion, dapat sedikit membantu mengantisipasi kejahatan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waspadalah-waspadalah, karena musibah dapat menimpa siapa saja, dimana saja, dan kapan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditulis dan dilaporkan oleh :&lt;br /&gt;Dicky Satya Dewa&lt;br /&gt;TRiC - 077&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-6961239122894073285?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/6961239122894073285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/6961239122894073285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/kecopetan-di-atas-motor.html' title='Kecopetan di atas Motor'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RivapNJc_-I/AAAAAAAAABI/VFQ9Xh8-9NE/s72-c/roda.gif' height='72' width='72'/></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-6973388534163996043</id><published>2007-04-22T21:52:00.000Z</published><updated>2007-04-22T21:55:33.351Z</updated><title type='text'>Komunitas pengendara roda dua Menolak Rencana pemerintah DKI jakarta melarang pengendara sepeda Motor melintas di jalan protokol</title><content type='html'>TEMPO Interaktif, Jakarta:&lt;br /&gt;Komunitas pengendara sepeda motor menolak rencana Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang pengguna sepeda motor melintas di protokol. Mereka menilai larangan itu hanya akan memindahkan kemacetan ke jalan lain. Ketua Harian Batalyon Tiger Jakarta Raya, Arief Katmunanto mengatakan sebaiknya pengaturan sepeda motor di jalan cukup dengan membuat jalur khusus secara permanen. "Bukan larangan melintas atau pembatasan," kata pemimpin komunitas pengendara sepeda motor Honda Tiger itu. Hal yang sama juga dikatakan Muchrodin, penasehat King Club Djakarta. Menurut dia sebanyak 519 pengendara sepeda motor Yamaha yang tergabung dalam komunitas itu menolak rencana Pemprov DKI. "Alasanya, kami membayar pajak kendaraan bermotor," ujarnya. Muchrodin meminta kepada pemerintah, khusus untuk jalur motor di sebelah kiri, tidak boleh dilintasi kendaraan lain seperti mobil pribadi atau angkutan umum. “Kalau sekarang, lajur kiri masih campur aduk, bus kota masih boleh di lajur kiri," katanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-6973388534163996043?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/6973388534163996043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/6973388534163996043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/komunitas-pengendara-roda-dua-menolak.html' title='Komunitas pengendara roda dua Menolak Rencana pemerintah DKI jakarta melarang pengendara sepeda Motor melintas di jalan protokol'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-2187534350912222321</id><published>2007-04-22T21:50:00.000Z</published><updated>2007-04-22T21:52:05.089Z</updated><title type='text'>Balada Roda dua</title><content type='html'>Bapak2, ibu2 yth, Sebelumnya saya mohon maaf bila tulisan berikut&lt;br /&gt;kurang berkenan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami hanyalah ingin meminta maaf kepada bapak &amp; ibu pengguna roda&lt;br /&gt;empat mengenai perilaku kami di jalan raya. Sungguh, kami tidak&lt;br /&gt;memiliki maksud untuk 'mengganggu' kenyamanan anda. Bila kami terlihat&lt;br /&gt;suka nyerobot kekanan atau kekiri, itu hanyalah karena kami merasa&lt;br /&gt;kepanasan. Ini tentunya akibat jaket, helm, sarung tangan, masker,&lt;br /&gt;yang kami gunakan di siang bolong. Tentunya rasa kepanasan ini tidak&lt;br /&gt;anda rasakan, karena dinginnya hembusan AC yang keluar dari kisi kisi&lt;br /&gt;dashboard mobil anda. Sedangkan kami hanya mengandalkan kisi kisi&lt;br /&gt;ujung jaket, ataupun bagian bawah helm, he he he.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila anda melihat kami mendaki trotoar, ataupun mengambil jalur kanan&lt;br /&gt;yang berlawanan, itupun bukan karena kami sok jago. Tapi kami hanya&lt;br /&gt;mencari alternatif jalur, sebab seluruh badan jalan tertutup oleh MPV&lt;br /&gt;ataupun SUV bapak &amp;amp; ibu. Rasanya kami nggak kuat jika harus menunggu&lt;br /&gt;dibelakang knalpot anda, yg belum tentu bebas emisi (maaf ya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi kami takut di PHK, hanya karena telat masuk kerja. Tentunya&lt;br /&gt;khusus hal ini, sebagian dari anda tidak perlu absen kan?, kalo masuk&lt;br /&gt;kerja? Sebab kalo sebagian besar dari kami, ... minimal dipotong uang&lt;br /&gt;transport, hiks!! Belum lagi, kami suka malu bila harus melewati&lt;br /&gt;resepsionis nan cantik yang menutup hidung kecil mereka, karena mereka&lt;br /&gt;mencium aroma knalpot dan 'bau matahari' dari jaket lusuh kami. Walau&lt;br /&gt;deodorant 5 ribuan telah kami semprot, tentu tidak sebanding dg parfum&lt;br /&gt;mobil anda yg 50 ribuan plus sejuknya AC mobil anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami sadar kok, kami jg suka keterlaluan. Tapi kami juga gak pernah&lt;br /&gt;memprotes roda empat. Kami cukup tau diri kok, dengan pajak yg super&lt;br /&gt;murah kami, sehingga kami harus rela mengalah bila berbicara tentang&lt;br /&gt;parkir. Kami cukup puas dengan areal 150 x 50 cm sebagai tempat parkir&lt;br /&gt;kami. Tentu berbeda dengan areal parkir bapak-ibu. Memang sih, tarif&lt;br /&gt;parkirnya aja beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmmm, kami juga gak pernah protes kok, terhadap roda empat yang telah&lt;br /&gt;oleh pemerintah di-anak emaskan. Jalan tol trilyunan rupiah telah&lt;br /&gt;dibangun, diatas gusuran tanah dan rumah kami. Kami harus putar otak&lt;br /&gt;mencari tempat tinggal bagi anak dan keluarga, hanya demi bapak-ibu&lt;br /&gt;bisa cepat sampai tamasya ke ancol ataupun taman safari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngomong2 tentang tamasya. Memang sih, mungkin anda sering melihat kami&lt;br /&gt;berboncengan 3 atau 4 dengan putra putri kami pergi ke dufan. Tapi&lt;br /&gt;kami gak yakin, apakah anda melihat kami, memijit tangan, kaki dan&lt;br /&gt;bahu mereka yang kecil ditempat parkir. Ini karena cara duduk mereka&lt;br /&gt;yg sedikit berakrobat di atas motor kami. Tentunya berbeda dengan&lt;br /&gt;lucunya putra-putri anda yang asyik bermain game di dalam mobil, atau&lt;br /&gt;tidur pulas di jok belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga gak keki kok, dengan senyum kecil bapak-ibu, bila melihat&lt;br /&gt;kami panik saat hujan turun. Dimana kami harus buru-buru, loncat dari&lt;br /&gt;motor, buka jok motor, copot sepatu, dan mengenakan jas hujan.&lt;br /&gt;Terkadang kami membayangkan, bila kami ada di posisi anda. Mau gerimis&lt;br /&gt;kek, mau hujan gede kek, bodo' amat, cukup putar tuas kecil disamping&lt;br /&gt;stir, maka wiper kaca akan bekerja lembut membersihkan air di kaca&lt;br /&gt;depan &amp;amp; belakang. Aaaah enaknyaa di mobil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga gak protes kok, bila mungkin bapak-ibu yang terbiasa&lt;br /&gt;menginstruksikan lembur kepada kami. kami cukup mengerti bila anda&lt;br /&gt;tidak pernah membayangkan, betapa dinginnya pulang kerja di malam hari&lt;br /&gt;dengan motor. Kami cuma berharap, bahwa petuah orang tua, yang&lt;br /&gt;mengatakan, kalo kena angin malam bisa kena paru-paru basah, adalah&lt;br /&gt;isapan jempol semata. Amit-amiiiit...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami juga gak protes kok, bila jari jemari anda menjentikkan abu&lt;br /&gt;rokoknya lewat jendela, sehingga mengenai jaket kami. Ataupun celana&lt;br /&gt;kami harus 'menerima' sampah, yang anda buang lewat jendela. Mungkin&lt;br /&gt;kami dengan jaket hitamnya, tampak seperti tong sampah kali yeee. Hi&lt;br /&gt;hi hi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon maaf juga bila, kami harus terlihat melotot di depan anda. Hmm&lt;br /&gt;sungguh, itu gak sengaja kok, Sebab selama naik motor, mata kami harus&lt;br /&gt;dipicingkan agar tidak kena debu. Naaah begitu berhenti, secara&lt;br /&gt;refleks mata kami terbuka lebar, seperti melotot, he he he Maaf ya&lt;br /&gt;pak-bu. Peace !!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang siiih, kami sering bikin masalah di jalan raya, tapi&lt;br /&gt;setidaknya, kaum kami belum pernah punya kesempatan bikin masalah buat&lt;br /&gt;negara ini. (Jadi gak enak nerusinnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang siiih, rata rata dari kami tidak berpendidikan. Walau beberapa&lt;br /&gt;rekan kami masih setia berprofesi pengojek untuk mengantar kaum&lt;br /&gt;berpendidikan nan terhormat ke tujuan, bila mereka diburu waktu atau&lt;br /&gt;hampir terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang siih, rata-rata dari kami gak memiliki tata krama. Karena kami&lt;br /&gt;gak punya cukup uang untuk belajar di tempat kursus kepribadian&lt;br /&gt;ataupun pelatihan image development. (SD aja DO ? hiks!).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi setidaknya, kami cukup tau diri kok, untuk tetap menganggukan&lt;br /&gt;kepala kepada bapak-ibu duluan plus senyum manis, bila kami bertemu&lt;br /&gt;anda di koridor kantor. Ataupun menjauh dari bapak-ibu yang sedang&lt;br /&gt;bercengkrama di lobi menunggu lift, karena celana dan sepatu kami&lt;br /&gt;tampak kotor terciprat air jalanan akibat sedan mewah anda menyalip&lt;br /&gt;kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kami cukup terhibur kok, bila kami dapat mendengar sayup sayup&lt;br /&gt;lagu kesukaan kami, saat kita bersanding manis di lampu merah. Hilang&lt;br /&gt;rasa penat bahu dan pinggang kami, bila dentuman sound system anda&lt;br /&gt;membagi lagunya lewat kisi kisi jendela. He he he, pernah gak anda&lt;br /&gt;melihat kami juga terkadang mengangguk-anggukan kepala mengikuti lagu&lt;br /&gt;anda, walo cuma 10-20 detik. Jadi malu......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kami cukup terhibur kok, dengan sigapnya pak presiden menaiki&lt;br /&gt;motor roda dua untuk meresmikan balapan mobil, hiks. Walau kami tau&lt;br /&gt;persis, itu hanya gara gara terlalu banyak roda empat yang membuat&lt;br /&gt;jalan tol menjadi padat. Sehingga pihak protokoler takut pak Presiden&lt;br /&gt;datang telat. Padahal mesin dan knalpot mobil balap dari negara asing,&lt;br /&gt;udah gak sabar buat melesat, hanya untuk bisa dibilang sebagai yang&lt;br /&gt;tercepat, dan rebutan trophy segede knalpot motor untuk mereka angkat.&lt;br /&gt;What an ironic.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kami cukup terhibur juga kok, dengan iklan di TV. Dimana banyak&lt;br /&gt;artis nan ganteng dan cantik, artis senior maupun junior, politikus,&lt;br /&gt;budayawan, berebut mengiklankan motor untuk kami. Walau kami tau&lt;br /&gt;persis, gak mungkin mereka pergi shooting atau menghadiri gala dinner&lt;br /&gt;dengan motor bebek. Sebab kami tau persis, mereka gak pernah&lt;br /&gt;direpotkan oleh naik dan turun dari mobil, karena supir nan setia,&lt;br /&gt;membukakan pintu belakang bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yaahhh, kami gak bermaksud membela diri siih. Kami cuma mau sharing&lt;br /&gt;aja kok, kepada anda pengendara mobil roda empat, bahwa rasa sebel,&lt;br /&gt;muak, benci anda terhadap kami, sudah kami bayar kok dengan kondisi di&lt;br /&gt;atas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-2187534350912222321?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/2187534350912222321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/2187534350912222321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/balada-roda-dua.html' title='Balada Roda dua'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-2000075008573092559</id><published>2007-04-16T20:12:00.000Z</published><updated>2007-04-16T20:15:55.739Z</updated><title type='text'>Tips jika di Tilang polisi</title><content type='html'>Tips nya :1. kalo lu ditilang di jalan sebenernya ada dua pilihan (gue juga baru tahu), form biru dan form merah.2. Form biru adalah kalo lu terima kesalahan lu (artinya lu gak perlu berdebat ama hakim). Dgn form ini lu bayar dendanya di BRI yg ditunjuk (nanti tabel dendanya ama lokasi BRI bisa minta ke gue kalo minat), abis bayar denda resmi ke BRI, ambil SIM ato STNK yg disita ke kantor Ditlantas POLDA Metro di Pancoran, gedung baru, sebelum Gelael arah cawang. Disini ada ruang khusus loket Tilang, ruang tunggu nyaman ber-AC, dengan hiburan SateliteTV (norak ya gue)3. Form merah artinya lu gak terima kesalahan lu, dan dikasi kesempatan untuk berdebat ato minta keringanan ama hakim. Biasanya tanggal sidang adalah maksimum 14 hari dari tanggal kejadian, tergantung hari sidang Tilang di PN (Pengadilan Negeri) bersangkutan. Contoh gue ditilang di Kuningan, berarti sidang di PN Jaksel, jl ampera, disini sidang tilang setiap selasa. Nah oleh polisi, barang sitaan (SIM or STNK) akan disetor ke kantor Ditlantas pancoran itu sampai dengan H-1 tanggal sidang. Jadi selama masih di pancoran SIM/STNK itu bisa ditebus tanpa sidang ke PN, cukup ke loket yg gue sebutin tadi, serahin form merah, bayar dendanya, SIM/STNK balik dengan sukses.4. H-1 tgl sidang dan seterusnya, SIM/STNK udah dikirim ke pengadilan sesuai daerah perkara, jadi kudu ditebus di PN masing25. Kalo pengen hadir sidang, dateng sesuai tanggal sidang yang tertera di surat Tilang ke PN yg ditunjuk. Tapi ini gak gue saranin. Kenapa ? karena antreannya luarbiasa banyak, kita gak punya kesempatan bertemu hakim, karena sidangnya sebenarnya IN ABSENTIA, dan banyak banget CALO yg nawarin bantuan. Mending enggak deh 6. Lebih baik cuekin aja tanggal sidang, ambil SIM/STNK terserah elu di hari lain, hindari hari sidang tilang biar gak rame, terus langsung tuju Loket khusus Tilang yang ada di masing2 PN. Tunjukin form merahnya, dalam 5 menit SIM/STNK udah di tangan elu dengan bayar denda resmi. Sebelumnya cermati berapa denda resminya, biar gak dilebih2in ama petugasnya (tabel denda resmi gue punya in PDF). Contoh nih, gue tahu denda masuk jalur cepat (gue naik motor) Rp.15000, petugasnya bilang Rp.25600, dikasi angka 600 seolah2 itu perhitungan rumus2 njelimet, padahal akal2an aja biar ada yg masuk kantong dia. Gue kasi uang bulet 15.000 dia diem aja kok..hehe7. Udah ngerti kan. jadi intinya : jangan sekali2 damai ama polisi di jalanan, tilang mah tilang aja, pilih prosedur sesuai tips diatas, gak usah sidang kalo gak pengen bete, cuekin calo2 yg nawarin bantuan, bayar denda sesuai tarif resmi. Semua ini demi INDONESIA yg bersih dan berwibawa gemah ripah loh jinawi...hehehehe&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-2000075008573092559?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/2000075008573092559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/2000075008573092559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/tips-jika-di-tilang-polisi.html' title='Tips jika di Tilang polisi'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-605864917336905361</id><published>2007-04-15T23:29:00.000Z</published><updated>2007-04-15T23:31:39.675Z</updated><title type='text'>Benarkah Oli Mesin cocok-cokan</title><content type='html'>Artikel ini berlaku untuk mesin mobil dan motor.&lt;br /&gt;Sudah menjadi suatu hal yang sering ditanyakan pada forum diskusi (milis) berbagai klub mobil atau motor tentang oli merek dan tipe apa yang bagus untuk mesin kita?Untuk mobil keluaran baru mungkin tidak masalah untuk menentukan oli yang akan kita pakai, hasilnya bisa dapat dikatakan sama dengan mobil teman kita yang menggunakan oli yang sama. Lantas bagaimana dengan mobil bekas yang umur pakainya sudah lebih dari lima tahun? Tentunya tidak akan sama hasilnya, walaupun jenis mobil dan merek olienya sama persis.&lt;br /&gt;Mengapa demikian?Sejarah pemakaian oli apa saja yang dimasukkan ke mesin mobil (bekas) tentunya tidaklah sama. Bisa jadi beragam jenis dan merek oli telah digunakan untuk melumasi komponen-komponen mesin tersebut. Karakteristik tiap jenis dan merek oli berbeda sesuai dengan komposisi kimia didalamnya. Perbedaan karateristik inilah yang sedikit banyak berpengaruh pada proses keausan komponen mesin. Akibatnya tiap jenis oli menimbulkan tingkat keausan yang berbeda-beda untuk akumulasi waktu yang cukup lama. Inilah yang membuat kondisi keausan komponen setiap mesin akan berbeda-beda.Sebagai contoh, Mitsubishi Eterna keluaran 1993 milik si A, akan berbeda kondisi mesinnya dengan mobil yang sama model dan tahun keluarannya milik si B.&lt;br /&gt;Konsekuensi dari keausan komponen mesin adalah pada pemilihan oli yang tepat untuk mesin tersebut. Nah, disinilah yang menjadi tantangan untuk merawat mesin mobil/motor kita dengan tepat.Untuk pemilik mobil/motor lama, mau tidak mau perlu mencoba-coba oli dari berbagai jenis dan merek untuk mesin mobil/motor kita sampai didapat jenis dan merek yang tepat.Jadi kita tidak bisa mendengarkan begitu saja pendapat teman yang merekomendasi oli tertentu untuk mobil/motor kita karena toh kondisi mesin kita pastinya berbeda dengan mesin teman kita.&lt;br /&gt;Contoh kasus:Mitsubishi Eterna DOHC 1993 milik si A memakai oli merek XXX jenis 10w40 dan si A merasakan mesinnya bekerja baik, halus dan responsif, sementara ketika mobil yang sama milik si B diisi oli yang sama malah berbunyi tik-tik-tik-tik yang berasal dari bunyi HLA (Hydraulic Lash Adjuster) dan Rocker-Arm.Disini menunjukkan tingkat keausan pada komponen HLA dan Rocker-Arm pada mobil si B lebih tinggi ketimbang mobil si A walaupun jenis dan tahun keluarannya sama.&lt;br /&gt;TIPS:Ketika kita baru membeli mobil bekas yang cukup berumur (5 tahun lebih), yang perlu kita lakukan berkaitan dengan oli (oil) adalah:1. Engine Oil Flush: Menguras oli dan kotoran-kotoran di dalam mesin dengan cairan khusus (Engine Flush) sebelum mengganti oli.2. Ganti Filter Oli: Gantilah filter oli dengan filter oli yang orisinil.3. Ganti Oli: Pilihlah oli yang baik.4. Transmission Oil Flush: Kuras dan ganti dengan oli transmisi baru yang disarankan pabrik.5. Powersteering Oil Flush: Kuras dan ganti oli powersteering (misalnya: Dextron III, dst)6. Brake Oil Flush: Kuras dan ganti oli rem (misalnya: DOT3 atau DOT4)7. Transmission Clutch Oil Flush: Kuras dan ganti oli kopling (misalnya: DOT3 atau DOT 4).&lt;br /&gt;INFO:Indikator umum jika oli cocok dengan mesin kita adalah:1. Suara mesin yang halus2. Putaran mesin yang ringan dan responsif3. Suhu mesin stabil4. Penguapan oli yang minim&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-605864917336905361?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/605864917336905361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/605864917336905361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/benarkah-oli-mesin-cocok-cokan.html' title='Benarkah Oli Mesin cocok-cokan'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-3583756768106406639</id><published>2007-04-14T22:01:00.000Z</published><updated>2007-04-14T22:17:12.634Z</updated><title type='text'>Brotherhood dan Safety Riding dalam Touring</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;div&gt;Yap, brotherhood dan safe&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFRInqXCLI/AAAAAAAAAA8/7DIwv0B97AM/s1600-h/turing_ceria_002.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5053409465413863602" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; CURSOR: hand" height="219" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFRInqXCLI/AAAAAAAAAA8/7DIwv0B97AM/s320/turing_ceria_002.jpg" width="320" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ty riding benar-benar baru saya rasakan sejak bergabung dalam sebuah komunitas di Indonesia, yaitu &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff9900;"&gt;YJOC (Yamaha Jupiter Owners Community&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;). Apalagi brotherhood dan safety riding sangat dirasakan dan penting disaat kita mengikuti event turing ke luar kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turing merupakan salah satu hal yang paling saya suka dalam menyalurkan hobi otomotif sekaligus jalan-jalan. Dimana dalam setiap kegiatan turing selalu saja ada hal-hal yang berkesan dan selalu dijadikan pengalaman dan kenangan, baik itu dalam keadaan suka maupun duka, yang tentunya juga dirasakan oleh peserta turing lainnya.&lt;br /&gt;&lt;a id="more-22" snap_preview_added="no"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pengalaman paling berkesan yang akan saya ceritakan adalah turing terakhir, Turing Ceria 3 (Goes to Pelabuhan Ratu). Dikatakan paling berkesan karena; pesertanya berjumlah 33 motor, sebagian besar peserta adalah member baru dan belum pernah mengikuti turing, jalur yang dilalui lumayan padat, karena hari libur dan medan yang ditempuh bervariatif, mulai dari trek lurus sampai berkelok-kelok turun naik. Maklum rute Bogor-Pelabuhan Ratu melintasi medan jurang dan perbukitan. Yang menjadi kebanggaan adalah saya ditunjuk sebagai Road Captain (RC), yang bertanggung jawab sebagai pemimpin rombongan sekaligus navigator.&lt;br /&gt;Sebelum keberangkatan, semua peserta dibekali materi safety riding, sinyal dalam perjalanan turing/rolling thunder, perlengkapan &amp; peralatan motor yang wajib dan aman. Juga dianjurkan agar setiap peserta mengikuti asuransi perjalanan dari sebuah jasa asuransi khusus perjalanan.&lt;br /&gt;Selain itu tentunya setiap peserta juga akan di cek kondisi fisik dan motornya. Bila fisik peserta sedang lemah, dianjurkan peserta tersebut untuk tidak ikut. Dan bila ada kelengkapan motor masih dibawah standar keselamatan/wajib; seperti spion, ban, lampu, helm, sepatu, dsb, maka wajib diganti dan menggunakan yang standar. Tujuannya demi keamanan dan keselamatan peserta itu sendiri juga peserta/pengguna jalan lainnya.&lt;br /&gt;Rasa persaudaraan akhirnya mulai dirasakan dan diterapkan sejak berangkat dari Jakarta sampai di Pelabuhan Ratu, dan kembali lagi ke Jakarta. Setiap kami bertemu atau berpapasan dengan klub/komunitas motor lain di jalan, kami memberikan salam ala bikers, yaitu membunyikan klakson 2 kali kemudian mengacungkan jempol kepada mereka. Begitu pula cara mereka membalasnya.&lt;br /&gt;Ketika pulang dari Pelabuhan Ratu, di daerah Cikidang, Sukabumi, salah satu motor peserta mengalami bocor ban. Agar tidak ada peserta yang ketinggalan, apalagi di daerah yang asing, akhirnya kami memutuskan rombongan berhe&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5053409096046676130" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFQzHqXCKI/AAAAAAAAAA0/LRRBB2hzt4s/s320/turing_ceria_003.jpg" border="0" /&gt;nti untuk membantu sekaligus istirahat.&lt;br /&gt;Saat salah satu peserta membeli durian di Parungkuda, peserta itupun tidak makan sendirian, tetapi dibawa ke vila untuk dimakan bersama-sama, walaupun akhirnya semuanya kebagian sedikit agar kebagi rata.&lt;br /&gt;Demikian pula dalam penerapan safety riding di jalan. Semua peserta tidak ada yang memakai helm cetok dan sendal. Semuanya diwajibkan memakai helm full atau half face. Sepatu wajib menutupi tumit. Setiap di perempatan lampu merah, rombongan wajib berhenti saat lampu merah, walaupun keadaan jalannya sepi tidak ada kendaraan yang lewat. Tidak saling menyalip dan kebut-kebutan antar peserta, dan tidak bersikap arogan kepada pengguna jalan lainnya walau kita dalam suatu rombongan. Kecepatan rata-rata maksimal perjalanan +/- 60 km/jam. Gak perlu ngebut, yang penting tertib, santai dan sampai di tujuan dengan selamat. &lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5053408348722366610" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFQHnqXCJI/AAAAAAAAAAs/byh-a8xOBwI/s320/turing_ceria_004.jpg" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Sewaktu dalam perjalanan pulang ke Jakarta di jalur medan yang turun naik, karena posisi RC paling depan, saya mengintip rombongan di belakang melalui spion. Tampak rombongan dengan format satu baris yang tertib dan rapih memanjang seperti rangkaian kereta atau ular naga yang besar. Rasa bangga bercampur haru menyaksikan pemandangan tersebut. Sementara di kiri dan kanan, anak-anak kecil dan penduduk setempat bersorak-sorai menyambut kami ketika kami melintasi mereka.&lt;br /&gt;Ah, semoga turing yang akan datang lebih berkesan lagi. Turing selalu ada ceritanya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-3583756768106406639?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/3583756768106406639/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=3583756768106406639&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/3583756768106406639'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/3583756768106406639'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/brotherhood-dan-safety-riding-dalam.html' title='Brotherhood dan Safety Riding dalam Touring'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFRInqXCLI/AAAAAAAAAA8/7DIwv0B97AM/s72-c/turing_ceria_002.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-7462946140294424751</id><published>2007-04-14T21:46:00.000Z</published><updated>2007-04-14T21:55:25.417Z</updated><title type='text'>Apa sich safety riding</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;saat jalan Jakarta Semaskin padat dan Macet.Kondisi seperti saat ini membuat sepeda motor menjadi pilihan paling praktis dan ekonomis sebagai alat transportasi baik pribadi maupun keluarga.Kemampuan melalui jalan yang relatif kecil (selap selip) seakan membuat motor menjadi kendaraan ‘bebas macet’ dan efektif, sementara itu juga konsumsi BBM yang sangat irit membuat kendaraan ini sangatlah ekonomis.&lt;br /&gt;Namun sayang juga ketika demikian mudahnya memperoleh sepeda motor, tetapi tidak dibarengi dengan kesadaran untuk belajar berkendara dengan baik dan aman. Masih banyak kita lihat orang mengendarai motor dengan sekencang-kencangnya, atau sangat lambat dan lain-lain yang membahayakan dirinya juga orang lain disekitarnya.Menurut survey tim safety riding course, lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, selain faktor kendaraan dan lingkungan.&lt;br /&gt;Mungkin disinilah perlunya kita ikut suatu klub motor. Apakah itu klub motor sejenis maupun klub motor berbagai merek, yang penting adalah klub yang bisa membina kita menjadi bikers yang baik dan tertib.Klub motor yang baik salah satunya adalah klub yang peduli dengan keselamatan dan keamanan berkendara.Beberapa klub yang saya kenal, melakukan acara khusus untuk melatih dan memberi pencerahan tentang keselamatan dan keamanan berkendara. Bahkan untuk menggelar acara tersebut dilibatkan juga beberapa vendor sebagai sponsor, yang artinya semua sepakat akan pentingnya keselamatan.&lt;br /&gt;Safety Riding ! Sama halnya dengan istilah Safety Driving bagi pengguna mobil, istilah Safety Riding mengacu kepada perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain.&lt;br /&gt;Dalam pelatihan Safety Riding, disajikan dalam teori dan praktek.Umumnya dalam teori dijelaskan seputar keselamatan berkendara, pentingnya pemanasan tubuh saat hendak berkendara, kesiapan kendaraan, posisi berkendara yang ideal, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Kesiapan berkendara yang diperlukan untuk sepeda motor antara lain:&lt;br /&gt;Sarung Tangan, sebaiknya memiliki lapisan yang dapat menutupi kedua belah tangan dan bahan yang dapat menyerap keringat serta tidak licin saat memegang grip/handle motor.&lt;br /&gt;Jaket, sebaiknya mampu melindungi seluruh bagian tubuh baik dari terpaan angin maupun efek negatif kala terjadi benturan baik kecil maupun besar.&lt;br /&gt;Helm (minimal Half Face), sebaiknya mampu memberikan proteksi lebih kepada kepala, poin inilah yang selalu dilewatkan oleh tipikal bikers pengguna helm ‘catok’ dan sejenisnya.&lt;br /&gt;Sepatu, haruslah mampu memberikan kenyamanan serta keamanan bagi seluruh lapisan kaki.&lt;br /&gt;Secara umum untuk pelatihan praktek Safety Riding diajarkan:&lt;br /&gt;-Teknik pengereman dengan hanya mengandalkan rem depan, rem belakang, dan kombinasi keduanya. Teknik ini untuk membiasakan bikers untuk membedakan fungsi dua sisi rem saat hendak berhenti ber-akselerasi.&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5053404878388791426" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; CURSOR: hand; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFM9nqXCII/AAAAAAAAAAk/W1xxrLFzKps/s320/safetyriding-04.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5053403985035593842" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 307px; TEXT-ALIGN: center" height="385" alt="" src="http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFMJnqXCHI/AAAAAAAAAAc/12ZvuLYxzqA/s320/safetyriding-02.jpg" width="320" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;-Teknik “slalom” dengan cone di lintasan. Teknik ini untuk melihat kemampuan peserta menikung dengan cepat dari sisi kiri ke kanan dan sebaliknya dengan asumsi kendaraan sedang &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;-Teknik berjalan di lintasan ala “bumpy-road” , teknik ini untuk membiasakan bikers untuk memberi kenyamanan saat jalan tidak mulus atau bergelombang.&lt;br /&gt;-Teknik berkendara di lintasan lurus dan sempit berupa bilah dengan asumsi kendaraan berjalan di jalan kecil dan diliputi kemacetan. Teknik ini untuk membiasakan diri bagi bikers untuk tetap dapat melakukan handling tanpa menurunkan kaki dalam kecepatan rendah.&lt;br /&gt;Perangkat keamanan semacam decker lutut dan siku plus helm menjadi wajib untuk peserta pelatihan Safety Riding.&lt;br /&gt;Dari materi-materi seperti inilah diharapkan muncul niatan dari para pengendara untuk membiasakan diri sendiri memberi upaya keselamatan berkendara. Gampang-gampang susah, itu ternyata pendapat yang muncul di benak peserta setelah semua sesi praktek dilapangan dilakukan.Dari sekian banyak poin yang dipelajari peserta semua memiliki arti masing-masing dengan kesimpulan bahwa keselamatan berkendara amatlah dibutuhkan untuk mengurangi angka kecelakaan dijalan. Ya ! Semua dimulai dari diri sendiri, alangkah baiknya jika hasil kursus singkat ini dapat dibagi dengan rekan-rekan lain sesama pengendara.&lt;br /&gt;Buktikan bahwa kita mampu berkendara dengan baik, tidak sembrono, tidak ugal-ugalan, patuh lalu-lintas, dan menghormati sesama pengguna jalan serta memberi contoh positif kepada sesama pengguna jalan&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-7462946140294424751?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/7462946140294424751/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=7462946140294424751&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/7462946140294424751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/7462946140294424751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/apa-sich-safety-riding.html' title='Apa sich safety riding'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFM9nqXCII/AAAAAAAAAAk/W1xxrLFzKps/s72-c/safetyriding-04.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3939109278388227553.post-7745210522619467255</id><published>2007-04-14T21:33:00.000Z</published><updated>2007-04-14T21:37:52.578Z</updated><title type='text'>Tipe cewek</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Empat Tipe cewek&lt;br /&gt;Secara kasar dan untuk kepentingan artikel ini, kita membagi cewek menjadi 4 tipe. -&lt;br /&gt;Tipe A: Cewek cantik. Cute, hot dan seksi. Selera universal semua cowok-cowok.&lt;br /&gt;Tipe B: Cewek lumayan. Tipe "oke lah". Tidak cantik-cantik amat namun jauh dari kesan jelek.&lt;br /&gt;Tipe C: Cewek normal. Biasa-biasa aja. Tidak cantik. Tidak jelek. Standar.&lt;br /&gt;Tipe D: Cewek jelek. Tidak perlu dideskripsikan, kamu tahu sendiri maksudnya. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;Setiap c&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFJV3qXCGI/AAAAAAAAAAU/YrG_pBy7i_k/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5053400896954108002" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 98px; CURSOR: hand; HEIGHT: 152px" height="146" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFJV3qXCGI/AAAAAAAAAAU/YrG_pBy7i_k/s320/images.jpg" width="98" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;owok &lt;span style="font-size:+0;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:+0;"&gt;dalam &lt;/span&gt;hidupnya pasti pernah bermimpi dapat memiliki cewek tipe A dan menjalin hubungan yang indah dengannya. Namun mimpi disebut mimpi karena memang ia tidak pernah menjadi kenyataan. Kebanyakan cowok harus merasa puas dengan label "teman biasa" atau malah hanya mampu memandang cewe tipe A tersebut dari kejauhan sambil berbisik lirih, "Andai kau tahu isi hatiku.." dengan diiringi background musik 'Manusia Bodoh' dari Ada Band. Si cowok tidak berhasil mendapatkan si A namun karena kesepian di hati yang tidak tertahankan lagi, maka ia lalu membuang mimpinya dan mencoba berburu di area yang sepertinya lebih mudah; cewek tipe B. "Ya, ini area yang jelas lebih mudah. Gue intelek and asik gaulnya, tampang gue juga lumayan kok. Gak mungkin dia gak mao sama gue, apalagi dia cuma cewek tipe B", begitu pikir si cowok. Namun setelah sekian minggu melancarkan serangan sms, telpon, traktir makan dan nonton, setelah mengucapkan kalimat 'penembakan' yang sudah dilatih puluhan kali, cintanya ditolak. Seorang cewek tipe B menolak cinta seorang cowok yang seharusnya layak mendapatkan cewek tipe A. Dunia memang kejam! Ini bukan cerita salah satu sinetron, ini adalah kejadian nyata yang sering terjadi di mana-mana. Apakah kamu atau temanmu pernah mengalami kejadian seperti ini? Cewek yang sebenarnya bukan tipe kamu, cewek yang sebenarnya ada di bawah level kamu, namun dengan segala daya upaya dan ketulusan yang ada tetap saja kamu menjadi korban ketidak adilan budaya romantisme semu dunia ini. What the f*ck is going on here? Kalau kamu pernah mengalaminya, kemungkinan besar kamu bertemu dengan cewek inflasi. Cewek inflasi adalah cewek yang berada pada tipe B, C dan (sedikit sekali) D di mana social value mereka mengalami kenaikan hingga menyamai cewek tipe A. Kenapa bisa begitu? Setiap orang memiliki social value atau harga sosial masing-masing. Social value ini adalah bagaimana kita dipandang oleh orang lain yang tentu saja ditentukan oleh berbagai faktor seperti: status sosial, penampilan, intelektual, kepercayaan diri, bagaimana kita memandang diri kita sendiri, dll. Cewek tipe A, memiliki social value senilai 100 tanpa mereka harus melakukan apapun, hanya karena mereka cantik dan seksi dan semua orang menginginkan mereka. Harga mereka sangat tinggi. Sedangkan cewek tipe B mempunyai nilai 70. Cewek tipe C bernilai 50 dan cewek D bernilai 20. Sedangkan kamu adalah seorang cowok yang tidak begitu ganteng ataupun tinggi, namun memiliki perawakan yang pas dan proporsional serta wajah yang enak dilihat, ditambah lagi kamu adalah seorang yang berwawasan luas, bertalenta dan mempunyai banyak teman, bolehlah kita beri nilai buat kamu 80. Perhatikan perbandingannya. Kamu tidak akan bisa mendapatkan cewek tipe A kecuali kamu berusaha keras meningkatkan social value kamu. Kamu menyadari hal itu dan si cewek tipe A pun menyadari hal itu. Jadi kalian tidak pernah membicarakan kemungkinan tentang sebuah hubungan sama sekali. Meskipun mungkin saja sebenarnya dia juga tertarik kepadamu. Daripada bekerja keras untuk sesuatu yang tidak pasti, lebih baik kamu mengejar cewek tipe B yang mempunyai social value di bawah kamu dan sudah pasti lebih mudah untuk dijangkau. Namun kamu melupakan satu hal: ada begitu banyak cowok-cowok haus belaian wanita dan kesepian yang MENGALAMI DAN MELAKUKAN HAL YANG SAMA dengan kamu. Daripada mengejar cewek tipe A yang bernilai 100, mereka semua beramai-ramai mengejar cewek tipe B yang bernilai 70. Dan kita semua tahu prinsip demand and supply, semakin tinggi permintaan maka semakin tingi pula harganya. Dan itulah yang terjadi, cewek tipe B yang tadinya hanya bernilai 70 saja namun berkat 10 cowok-cowok bernilai 70-80 mengejar dan mengerubuti, menginginkan dan memperlakukannya seolah-olah dia adalah cewek tipe A, otomatis social valuenya akan naik. Si cewek tipe B ini punya social value bernilai 100 sekarang. Si cewek tipe B ini menyadarinya dan dia sangat menyukainya. Dia sangat menginginkan untuk menjadi cewek tipe A sejak lama, hanya saja karena dia tidak cukup cantik dan seksi, maka dia harus cukup puas dengan menjadi cewek tipe B. Namun dia sudah menjadi cewek tipe A sekarang. Dia mulai bertingkah dan berlagak seperti cewek tipe A. Mulai jual mahal. Mulai sok cakep. Mulai banyak menuntut. Dan karena dia bernilai 100, dia tidak akan mau dengan cowok bernilai 70 dan 80. Jadi dia menolak semua cowok-cowok itu, termasuk kamu. Selamat, kamu dan cowok-cowok kelaparan lainnya yang mengerubuti dia telah menggali kuburan kalian sendiri. Masuk akal? Apakah ini cukup menjelaskan pengalaman yang pernah kamu alami? &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3939109278388227553-7745210522619467255?l=yjoc.blogspot.com'/&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://yjoc.blogspot.com/feeds/7745210522619467255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='https://www.blogger.com/comment.g?blogID=3939109278388227553&amp;postID=7745210522619467255&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/7745210522619467255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3939109278388227553/posts/default/7745210522619467255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://yjoc.blogspot.com/2007/04/tipe-cewek.html' title='Tipe cewek'/><author><name>darmawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01866733998466640724</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:extendedProperty xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' name='OpenSocialUserId' value='01729534672398807013'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_FSoY4GXSdf8/RiFJV3qXCGI/AAAAAAAAAAU/YrG_pBy7i_k/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'>0</thr:total></entry></feed>